Patroli Blackout, Brimob Polda Sumut Gagalkan Aksi Pencurian Kabel Tembaga di Helvetia
MATATELINGA, Medan Menjelang dini hari saat suasana masih lengang dan aktivitas masyarakat belum dimulai, Tim Patroli Batalyon A Pelopor Sa
Berita Sumut
MATATELINGA, Taipei : Kabar duka datang dari aktris Taiwan, Barbie Hsu. Pemeran karakter Sanchai di serial Meteor Garden meninggal dunia di usia 48 tahun akibat pneumonia.
Melansir ABS CBN, Senin (3/2/2025), Hsu meninggal karena pneumonia setelah tertular influenza selama liburan Tahun Baru Imlek.
Berita duka tersebut dikonfirmasi oleh saudara perempuan Hsu, Dee Hsu pada hari Senin melalui agennya.
"Seluruh keluarga kami datang ke Jepang untuk berlibur, dan saudara perempuan saya yang paling baik hati dan tersayang, Barbie Hsu meninggal karena pneumonia yang disebabkan oleh influenza dan sayangnya meninggalkan kami," kata saudara perempuan Hsu, Dee, melalui agennya.
Sosok Barbie Hsu ini begitu terkenal di era 90-an hingga 2000-an. Salah satu perannya yang membekas ialah karakter Sanchai dalam drama Meteor Garden di tahun 2001.
Drama ikonik tersebut membuat namanya semakin melejit khususnya di Taiwan. Barbie Hsu meninggalkan suaminya yang berasal dari Korea Selatan, Koo Jun-yup, serta dua anaknya.
Kabar meninggalnya Barbie Hsu pun meninggalkan duka mendalam untuk para penggemar drama Meteor Garden. Seperti diketahui, drama tersebut begitu populer di seluruh dunia termasuk Indonesia.
Netizen ikut berduka dan merasa kehilangan sosok Barbie Hsu dan karakter Sanchai yang membekas di hati mereka.
Penyakit Barbie Hsu Sebelum Meninggal Dunia
Apa itu pneumonia dan apakah penularan penyakit ini akibat tertular influenza saja? Berikut akan diulas Okezone dari berbagai sumber:
Apa itu pneumonia?
Pneumonia merupakan salah satu penyakit yang seringkali dianggap sepele namun sebenarnya berpotensi membahayakan, terutama bagi kelompok rentan seperti bayi dan balita, adalah influenza.
]adsense]
Meski kerap disamakan dengan flu biasa, influenza memiliki sejumlah karakteristik yang membedakannya.
Influenza adalah infeksi virus yang menyerang sistem pernapasan, yaitu hidung, tenggorokan, dan paru-paru.
Penyakit ini disebabkan oleh virus influenza tipe A, B, dan C. Dalam banyak kasus, influenza mungkin hanya menyebabkan gejala ringan, tetapi pada bayi dan balita, virus ini dapat menyebabkan komplikasi serius.
Menurut data dari WHO, setidaknya virus flu dapat menginfeksi satu miliar orang di seluruh dunia. Kira-kira sekira 3�"5 juta di antaranya merupakan kasus yang parah yang menyebabkan 290 ribu hingga 600 ribu kematian.
Pneumonia sendiri merupakan penyebab kematian dari komplikasi flu yang umum terjadi. Meski demikian, hampir sepertiga kematian pengidap pneumonia disebabkan oleh infeksi virus influenza.
Pneumonia sendiri merupakan penyakit yang bisa menyebabkan peradangan alveoli (kantung udara) pada paru-paru.
[br]
Lalu, bagaimana flu bisa sebabkan pneumonia?
Ternyata, bila flu dibiarkan berlarut-larut tanpa penanganan yang tepat, virus flu nantinya bisa menimbulkan peradangan dan kerusakan paru-paru.
Ketika virus flu menyebar dan masuk ke paru-paru, alveoli ini bisa mengalami peradangan. Tak cuma itu, alveoli juga akan dipenuhi cairan dan nanah sehingga pertukaran karbon dioksida dengan oksigen jadi terhambat. Akibatnya, pengidapnya akan kesulitan untuk bernapas.
Tanpa perawatan yang cepat dan tepat, pneumonia akibat flu ini bisa menyebabkan penumpukan cairan di paru-paru. Bila menyebarkan ke aliran darah, mengakibatkan sindrom gangguan pernapasan akut.
Di samping itu, pengidap penyakit paru obstruktif kronik (PPOK) rasanya juga mesti harap-harap cemas. Sebab, pengidap PPOK, seperti bronkitis atau emfisema cukup rentan terserang pneumonia akibat virus flu.
Gejala pneumonia ringan biasanya memang terlihat seperti flu. Selain itu, gejala yang mesti diwaspadai, yaitu batuk berdahak, demam disertai tubuh menggigil, berkeringat, sulit bernapas, bernapas lebih cepat, hingga nyeri dada.
MATATELINGA, Medan Menjelang dini hari saat suasana masih lengang dan aktivitas masyarakat belum dimulai, Tim Patroli Batalyon A Pelopor Sa
Berita Sumut
MATATELINGA, Deliserdang Semangat kebersamaan dan kepedulian terhadap lingkungan kembali ditunjukkan masyarakat Dusun 2, Desa Tanjung Gusta
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Satuan Reserse Narkoba Polrestabes Medan mengungkap praktik peredaran narkoba di Tempat Hiburan Malam (THM) tengah kota
Berita Sumut
MATATELINGA,Medan Blackout listrik yang terjadi di pulau Sumatera yaitu Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, Riau, Jambi, Palembang bahka
Ekonomi
MATATELINGA, Paluta Puluhan orang umat Buddha Labuhanbatu, yang tergabung dalam wadah Keluarga Budhayana Indonesia (KBI), Minggu (24/5/202
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Seorang tersangka pencurian kendaraan bermotor (curanmor) tersungkur setelah kedua kakinya ditembak personel Satuan Resk
Berita Sumut
MATATELINGA, Asahan Zulkarnaen Nasution yang sering dipanggil Zoel Assalamualaikum pada Jum&039at (22/05/2026) telah membuat pengaduan se
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Ketua DPRD Kota Medan, Wong Chun Sen, menilai Perusahaan Listrik Negara (PLN) telah ingkar janji. Pasalnya, gangguan kel
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, memimpin langsung aksi gotong royong massal lintas sektoral guna mempercepat p
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Meski baru seumur jagung sejak dilantik Wali Kota Medan, Persatuan Wartawan Pemko Medan (PWPM) terus menunjukkan geliat
Berita Sumut
MATATELINGA, JakartaComo 1907 adalah klub kecil yang disulap oleh Djarum Group, konglomerasi terkemuka Indonesia, menjadi perlahan masuk la
Bola
MATATELINGA,Tapaktuan Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Aceh Selatan Polda Aceh berhasil mengamankan tiga orang terduga pelaku t
Aceh