Senin, 27 April 2026 WIB

Liga eSports JD.ID High School League Kembali Bergulir

- Jumat, 18 Oktober 2019 13:33 WIB
Liga eSports JD.ID High School League Kembali Bergulir
mtc/ist
Liga eSports antar-sekolah lanjutan atas se-Indonesia, JD.ID High School League (JD.ID HSL) kembali digulirkan. Di musim kedua ini, JD.ID HSL melibatkan 298 Tim eSports SMA/SMK dari 71 kota di Indonesia, termasuk Medan dan kota-kota di Sumatera Utara.
MATATELINGA, Medan : Liga eSports antar-sekolah lanjutan atas se-Indonesia, JD.ID High School League (JD.ID HSL) kembali digulirkan. Di musim kedua ini, JD.ID HSL melibatkan 298 Tim eSports SMA/SMK dari 71 kota di Indonesia, termasuk Medan dan kota-kota di Sumatera Utara.

Presiden JD.ID HSL 2019 Musim Kompetisi ke-2, Sonny Hadi Sukotjo menyatakan ada peningkatan jumlah peserta dalam kompetensi. Ini mengindikasikan semakin dipahaminya esports di kalangan pendidikan formal.


[adx]



"Di awal kami memulai liga ini, tantangan terbesar adalah penolakan dari pihak sekolah maupun orang tua. Sebab, persepsi yang masih terbentuk adalah esports sama 100% dengan bermain gim online yang lupa waktu dan mengganggu prestasi akademik. Persepsi tersebut menjadi fokus untuk kami ubah di awal penyelenggaraan JD.ID HSL," ujarnya, Jumat (18/10/2019).

Kompetisi tahun lalu diikuti oleh 223 tim, dan tahun ini ada 298 tim yang berkompetisi. Yang menarik, diselenggarakan pula kategori eksibisi yang mempertandingkan jenis gim PUBG Mobile. Peserta kategori ini adalah sebanyak 158 tim, di antaranya berasal dari Papua, yaitu SMA Mandala Triloka.


[adx]



"Bersama pakar pendidikan, pakar olahraga, Komite Olimpiade Indonesia, dan pakar psikologi, kami menjelaskan tentang eSports yang mewajibkan kedisiplinan, karakter bertintegritas, hingga kondisi fisik yang bugar. eSports juga membutuhkan kecerdasan otak karena ini adalah olahraga ketangkasan otak yang dipadu dengan motorik yang cepat. Melalui pemahaman-pemahaman tersebut, ditambah fakta bahwa eSports telah menjadi cabang yang dipertandingkan di Asian Games dan Sea Games, kini makin banyak sekolah-sekolah yang berminat dengan esports dan memasukkannya ke dalam pendidikan yang disampaikan kepada anak didik," terangnya.

Total hadiah yang diperebutkan untuk JD.ID HSL 2019 musim kompetisi ke-2 ini adalah sebesar Rp 410.000.000. Hadiah berupa beasiswa yang akan disalurkan ke tim esports sekolah yang menjadi pemenang. 


[adx]



Sponsor utama yang telah ikut menyukseskan berlangsungnya turnamen ini sejak 2018 adalah JD.ID, sebuah perusahaan e-dagang terkemuka di Indonesia yang terafiliasi dengan JD.com (perusahaan internet terbesar ke-3 di dunia). 

Head of Gaming and Computer Accesories JD.ID mengatakan dukungan ini selaras dengan keseriusan JD.ID dalam turut membangun serta memberdayakan kalangan muda melalui komitmen ‘Advancing Indonesia’. "Kami optimistis, JD.ID HSL yang sarat dengan pesan pendidikan dan pembangunan karakter akan berhasil mendorong lahirnya bakat-bakat muda Indonesia dengan fisik serta mental yang lebih sehat, serta keterampilan autentik mereka lebih terasah," tukasnya. (mtc/amel)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru