Matatelinga.com, Ada beberapa hal yang
harus diketahui untuk memastikan kondom tetap bisa bekerja sebagaimana
fungsinya. Meski risiko dari penggunaan kondom terbilang kecil
Berikut adalah sejumlah informasi yang harus Anda ketahui tentang
penggunaan kondom, khususnya untuk pria, seperti dilansir dari Indiatimes, Jumat (8/4/2016).
Pemasangan yang benar
Sebagian besar kegagalan dari penggunaan kondom terjadi karena
penggunaan yang tidak benar. Kondom harus digunakan saat Mr. P berereksi
agar lebih mudah dikenakan dan untuk mencegah sperma masuk ke Miss V.
Bahan yang aman
Pria harus menggunakan kondom yang terbuat dari lateks, poliuretan,
dan polyisoprene karena bahan tersebut teruji membantu dalam mencegah
kehamilan dan penyakit kelamin. Namun, jangan gunakan kondom jika Anda
alergi terhadap lateks.
Satu saja cukup
Beberapa orang cenderung percaya bahwa dua kondom lebih baik daripada
satu. Hal ini tidak benar. Bahkan, Anda cenderung meningkatkan risiko
kondom terobek karena tingginya tingkat gesekan dari dua lapis kondom.
Penyebab robek
Beberapa penyebab paling umum dari kerusakan kondom adalah waktu
berhubungan yang panjang atau kasar, penggunaan pelumas berbahan dasar
minyak, seks anal, Miss V yang mengering, dan kesalahan saat membuka
bungkus kondom dengan benda tajam.
Tempat penyimpanan
Penting untuk menyimpan kondom di tempat yang dingin dan kering. Hal
ini karena dengan kondisi panas dan lembab, kondom cenderung menjadi
rapuh dan menyebabkan kerusakan ekstrim selama hubungan seksual.
(Mtc)