Matatelinga.com, Seorang istri asal Sheffield, Inggris, Marie
Cuthbertson (bukan nama sebenarnya) dikabarkan alergi terhadap sperma sang
suami, Mark (49). Hal ini membuat Marie anti bercinta dan dialaminya selama
puluhan tahun. Kok bisa?
Dilansir Dailymail dan dikutip laman okezone.com, Kamis (27/5/2015),
usai berhubungan seks Marie mengalami peradangan Miss V dengan disertai rasa
sakit yang hebat. Bahkan dokter yang dipercayainya juga mendiagnosa wanita 50
tahun itu, mengidap penyakit menular seksual.
Selama
hidupnya, wanita itu mengalami alergi sperma yang menyebabkan reaksi buruk
setelah berhubungan seksual. Menghadapi hal itu, dokter pun menyarankan suami
Mark menggunakan kondom setiap kali bercinta.
Dijelaskan
sang dokter, alergi tersebut menyebabkan iritasi, gatal-gatal, hingga syok
anafilaksis, suatu reaksi alergi berat dapat menyebabkan kematian. Alergi itu
dapat memicu serangan asma.
Alergi
sperma sangat langka terjadi di dunia. Berdasarkan sebuah studi, Dosen ilmu
reproduksi di Manchester Metropolitan University Michael Carroll mengungkapkan,
ada sekira 12 persen wanita yang mengalami alergi tersebut.
Para
peneliti Australia pun membeberkan penyebab masalah ini. Munculnya reaksi
alergi itu dikaitkan dengan endometriosis, yaitu sel-sel endometrium yang
melapisi rahim terletak di luar rahim.
Kelemahan
rahim itu memang menyebabkan masalah berat bagi wanita yang mengidapnya.
Umumnya, faktor yang mendasari terjadinya endometriosis yaitu, pasangan suami
istri kerap berhubungan seks di saat menstruasi. Maka hati-hati bagi Anda yang
masih melakukan hal itu agar segera menghindarinya demi mencegah risiko.
(Fit)