Rabu, 23 September 2026 WIB

Hadiri Milad ke-109, Wali Kota Medan Puji Kemandirian dan Kekuatan Gerakan Perempuan Aisyiyah Kota Medan

Putra - Senin, 15 Juni 2026 12:43 WIB
Hadiri Milad ke-109, Wali Kota Medan Puji Kemandirian dan Kekuatan Gerakan Perempuan Aisyiyah Kota Medan
Milad Muktamar Muhammadiyah
​Di depan Menteri Koordinator Bidang Pangan RI, Zulkifli Hasan beserta para tokoh dan pengurus Aisyiyah yang hadir dalam acara tersebut, Rico Waas mengaku kagum dengan Ibu-Ibu Aisyiyah. Bagaimana tidak, Aisyiyah merupakan organisasi yang mandiri dan kuat, bahkan mampu membeli tanah secara kolektif senilai Rp1,7 Miliar untuk pembangunan Gedung Dakwah.
"Alhamdulillah, Aisyiyah ini adalah organisasi paling mandiri yang saya lihat di Kota Medan," puji Rico Waas.
Di era modern saat ini, bilang Rico Waas, sebuah organisasi atau komunitas akan memiliki posisi yang kuat dan dihormati jika mampu berdikari (berdiri di atas kaki sendiri). Kemandirian Aisyiyah adalah contoh positif bagi organisasi lain. Sehingga tidak heran jika kekuatan basis massa Aisyiyah di Medan dinilai sangat solid, bahkan mencakup hingga 30 cabang di 21 kecamatan se-Kota Medan.
"Saya melihat Aisyiyah memiliki kapasitas manajerial dan kepemimpinan yang luar biasa jika diberi ruang. Gerakan dakwah dan sosial tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya determinasi, kedisiplinan, dan ketulusan dari kaum perempuan.,"ujar Rico Waas.
Diakhir sambutan, Rico Waas mengucapkan selamat milad Aisyiyah ke -109. "Kami berharap Aisyiyah bisa semakin maju dan sukses. Dan kami akan selalu siap bersinergi," harapnya.
Sementara itu Menko Pangan Zulkifli Hasan mengingatkan kembali akar sejarah berdirinya NKRI yang tidak lepas dari keringat tokoh-tokoh Muhammadiyah seperti Ki Bagus Hadikusumo, Kahar Muzakir, hingga Kasman Singodimedjo dalam merumuskan Pancasila dan UUD 1945.
Menurut Zulkifli Hasan, kekuasaan dan jabatan yang dipegang oleh para pemimpin hari ini adalah buah dari perjuangan para pendahulu.
"Menghargai dan mendukung gerakan Aisyiyah/Muhammadiyah bukan sekadar urusan politik elektoral, melainkan sebuah kewajiban moral dan bentuk balas budi negara terhadap organisasi yang ikut melahirkan Republik Indonesia,"tambahnya.

Editor
: Putra
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Pemilik Tidur, HP Dicuri
Momentum Perayaan Waisak 2570 BE, Rico Waas Ajak Warga Medan Rawat Harmoni dan Tebar Kedamaian
Rico Waas Dukung Digitalisasi Tarombo
Sorot Aduan ke Polisi, DPD NasDem Medan Segera Panggil  AT Anggota DPRD Medan
Buka Pekan KHAS V 2026, Rico Waas: Ini Bukan Bazar Biasa, Harus Tonjolkan Ikon Khas Kuliner Medan
Kejari Medan Tahan Eks Dirut PT Graha Konstruksi Sejati atas Kasus Dugaan Penggelapan
 
Komentar
 
Berita Terbaru