Matatelinga - Jakarta, Lomba
makan mungkin sudah biasa dilakukan, tetapi lomba makan yang satu ini
membuat siapa pun berpikir bekali-kali untuk mencobanya. Sebab, tak
banyak peserta yang bisa lolos di tahap awal.
Buktinya banyak pria yang menangis dan sampai bercucuran air mata, karena tak kuasa menahan pedas dari makanan yang disajikan.
Sebuah papan bertuliskan
"Ini adalah tempat di mana pria bisa menangis" terpampang di sebuah
sudut Kota Berlin, Jerman. Tulisan tersebut, dipajang dalam rangka
perlombaan menyantap makanan pedas bertajuk Spicy Food World Championship.
Lomba menyajikan
tantangan cukup sederhana. Peserta harus memakan 14 porsi sosis kari.
Namun, setiap porsi memiliki tingkat kepedasan yang berbeda.
Pada ronde pertama, semua
peserta bisa bertahan menyantap makanan dengan tingkat 10 ribu
Scoville, satuan yang mengukur level pedas. Namun, pada ronde
berikutnya, banyak peserta menyerah karena tak mampu menahan rasa pedas.
Selain menangis, ada pula
peserta yang merasa hampir pingsan karena tak mampu menahan rasa pedas
di mulut. Pada tahap akhir, hanya ada satu peserta yang mampu bertahan.
Dia adalah Stephan Kuehne
dari Macedonia. Stephan mampu menahan rasa pedas yang luar biasa hingga
level kepedasan mencapai 7 juta Scoville, rasanya yang tak kalah pedas
dengan semprotan merica.
Stephan bisa melampaui
tantangan dengan dibantu dengan es batu untuk mendinginkan tubuhnya.
Menurut sang juara, ia masih bisa menahan pedas di mulutnya. Namun, rasa
sakit mulai menyiksa setelah ia merasakan nyeri dan panas pada bagian
perutnya.
Kejuaran dunia makanan pedas awalnya hanya guyonan
sekelompok pria di Berlin. Seiring waktu, lomba ini menjadi terkenal dan
berkembang menjadi ajang bergengsi tahunan.
(Mt/Vnc)