Jumat, 10 Juli 2026 WIB
Imigran

Perempuan Imigran Jual Diri Supaya Bisa Masuk Inggris

Admin - Minggu, 18 September 2016 22:37 WIB
Perempuan Imigran Jual Diri Supaya Bisa Masuk Inggris
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Para pengungsi sering kali membawa kisah yang menyayat hati. Mereka kabur dari negaranya yang terbakar api permusuhan, mengarungi lautan berombak untuk sampai ke daratan yang mereka pikir lebih aman. Akan tetapi, nasib berkata lain.

Mereka yang berhasil menepi sampai ke daratan Benua Biru nyatanya belum tentu bisa mendapat penghidupan yang layak. Penduduk Eropa sendiri tengah bergejolak dengan banjir pengungsi yang disusupi teroris. Kepercayaan dan keterbukaan mereka menipis. Minggu (18/9/2016)

Banyak dari mereka ditelantarkan bertahun-tahun lamanya di tenda pengungsian yang kumuh. Mendapat makan dan minum seadanya. Sementara perihal mengurus surat jadi sesuatu yang mahal nilainya.

Hal inilah yang pastinya dirasakan oleh para perempuan imigran di kamp pengungsi di Calais, Prancis. Negara yang telah diterjang teror lebih dari tiga kali setahun terakhir ini berkeras hati pada pengungsi asal Timur Tengah dan Asia Selatan. Oleh karena itu, banyak pengungsi yang tak lagi betah ingin melangkahkan kakinya ke Inggris Raya.

Perjuangan untuk menyeberang ke negara lain pun tak mudah mengingat mereka hanya berbekal dokumen perjalanan seadanya. Laporan dari National Crime Agency (NCA) –setara FBI- Inggris mengungkap, banyak perempuan imigran rela menjual dirinya demi mendapat tiket masuk ke Negeri Tiga Singa.


(Fit/Okz)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru