Minggu, 26 April 2026 WIB
Non-Blok

Introspeksi Gerakan Non-Blok ala Menlu Retno

Admin - Jumat, 16 September 2016 22:16 WIB
Introspeksi Gerakan Non-Blok ala Menlu Retno
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Peran Gerakan Non-Blok (GNB) menjaga perdamaian dunia melalui sikap tidak memihak telah berlangsung selama 55 tahun. Demi mengoptimalkan peran tersebut, GNB pun perlu mengambil beberapa langkah strategis.

Menteri Luar Negeri (Menlu) RI Retno LP Marsudi, ketika menghadiri konferensi tingkat menteri (KTM) dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Gerakan Non-Blok di Venezuela, menyebut, seluruh negara anggota GNB perlu mendorong setidaknya tiga langkah nyata. Pertama, GNB perlu memperkuat semangat multilateralisme, di mana seluruh negara memiliki suara yang sama.

"GNB harus mendorong secara aktif dan memberikan kontribusi positif terhadap upaya reformasi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), khususnya Dewan Keamanan dan Sekretariat PBB agar lebih selaras, transparan, efisien dan representatif," tutur Retno, seperti dikutip dari Antara, Kamis (16/9/2016).

Kedua, menurut Retno, GNB juga harus memberikan kontribusi terhadap upaya penanganan tantangan ekonomi global melalui kemitraan global yang melibatkan seluruh pihak, termasuk kerjasama antara negara maju dan berkembang.

Ketiga, Menlu Retno mengatakan bahwa Indonesia mendorong negara-negara GNB untuk segera melakukan reformasi internal terkait cara kerja GNB agar tidak terjebak menjadi organisasi "talk show".

"Benah diri sangat diperlukan agar GNB menjadi organisasi yang memiliki kredibilitas tinggi, relevan, dan efektif dalam penanganan masalah global. Anggota GNB harus memimpin dengan memberi contoh memastikan bahwa nilai-nilai yang diperjuangkan di tingkat global diterapkan di negaranya masing-masing, menyelesaikan berbagai masalah yang ada di dalam negeri dan dikawasannya," tegas Menlu RI.

Pada kesempatan KTM GNB, Menlu RI juga menyampaikan rencana pencalonan Indonesia sebagai anggota tidak tetap Dewan Keamanan PBB periode 2019-2020.

KTT GNB ke-17 akan dipimpin oleh Presiden Venezuela, Nicolas Maduro Moros, yang akan menjadi Ketua GNB periode 2016-2019 menggantikan Iran yang telah menjadi Ketua GNB sejak 2012. Delegasi RI direncanakan akan dipimpin oleh Wakil Presiden RI Muhammad Jusuf Kalla.


(Fit/Okz)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru