Jumat, 10 Juli 2026 WIB
Pembentrokan

Menlu John Kerry Dan Menlu Sergey Lavrov Sepakat Gencatan Senjata

Admin - Senin, 12 September 2016 16:15 WIB
Menlu John Kerry Dan Menlu Sergey Lavrov Sepakat Gencatan Senjata
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) John Kerry dan Menteri Luar Negeri Rusia Sergey Lavrov mencapai kata sepakat mengenai gencatan senjata di Suriah pada Jumat 9 September 2016 di Jenewa, Swiss. Gencatan senjata mulai efektif berlaku pada Senin (12/9) malam waktu setempat.

Kelompok pemberontak, Tentara Pembebasan Suriah (FSA), menyatakan akan bekerja sama secara positif serta mematuhi kesepakatan gencatan senjata. Tetapi, mereka masih memiliki kekhawatiran mengenai detail kesepakatan gencatan senjata tersebut.

“Kami di faksi revolusi ingin menegaskan bahwa kami dalam posisi sepakat dengan gencatan senjata. Tetapi, kami masih khawatir dengan kurangnya mekanisme penegakan kesepakatan tersebut,” tulis FSA dalam surat mereka kepada AS, seperti dimuat The Guardian, Senin (12/9/2016).

FSA mengaku khawatir ketiadaan mekanisme tersebut akan dimanfaatkan berbagai pihak. Mereka juga mencatat bahwa dikeluarkannya Jabhat Fateh al Sham –dahulu Jabhat al Nusra- dari daftar militan moderat, dapat menjadi celah tersendiri dalam kesepakatan tersebut.

Patut diketahui, Rusia mendukung penuh pasukan pemerintah Suriah di bawah Presiden Bashar al Assad. Sementara, AS mendukung penuh pasukan pemberontak, termasuk FSA dan Jabhat Fateh al Sham. Celah yang dimaksud adalah, pasukan pemerintah dengan dukungan Rusia akan menggunakannya sebagai dalih untuk menyerang pasukan pemberontak.

FSA menduga kesepakatan gencatan senjata hanya berfokus kepada wilayah Aleppo yang ribuan warganya terkepung perang. Mereka ingin memastikan agar bantuan kemanusiaan juga dikirimkan kepada warga di wilayah lain yang terkepung perang antara pasukan pemberontak dengan pasukan pemerintah.


(Fit/Okz)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru