Jumat, 10 Juli 2026 WIB
Rasisme

Pria Australia Bungkam Rasisme di Sebelahnya

Admin - Minggu, 11 September 2016 23:47 WIB
Pria Australia Bungkam Rasisme di Sebelahnya
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Seorang pria asal Australia bernama Jarred Wall mendapat pujian atas tips jitunya membungkam pembicaraan rasis di sebelahnya. Pemuda yang mewarisi darah Wardandi dan Bibbulmun dari suku Aborigin di barat daya Australia itu tidak mendamprat pelakunya, tetapi malah mentraktir mereka minum teh.

Awal kisah bermula, saat Wall sedang makan siang pada Kamis 8 September di Kafe Zephyr, East Fremantle, Perth. “Makanannya enak, tetapi sayang kami tidak sengaja mendengar dua perempuan paruh baya yang duduk di samping kami membincangkan sesuatu yang tidak mengenakkan tentang orang aborigin (pribumi Negeri Kanguru),” tuturnya dalam pesan singkat di Facebook, seperti disitat dari Metro, Minggu (11/9/2016).

Mendengar keluarganya dibicarakan dalam sentimen negatif, Wall tentunya panas hati. Akan tetapi, dia tetap berkepala dingin dan dengan senyum lebar mendatangi kedua perempuan tersebut.

“Selamat menikmati tehnya! (Sambil) mengomentari dua aborigin yang duduk di sebelahmu, tepat di meja nomor 26,” tulis dia di atas sebuah nota pembayaran yang juga diunggah ke laman media sosialnya.

Posting-an Wall telah disukai oleh lebih dari 9.000 pengguna Facebook lainnya. Banyak warganet memuji tindakannya sebagai berdampak positif.

“Saya berharap orang-orang bisa belajar untuk selalu mengambil jalan alternatif dalam berhadapan dengan konflik maupun pandangan-pandangan (rasis) semacam itu,” terangnya.

Dia mengungkap, alasan yang mendorongnya untuk melalukan teguran sehalus itu adalah peristiwa di Kalgoorlie. Demonstrasi yang menuntut pengakuan dan penghormatan hak-hak kaum Aborigin berakhir ricuh dan menyebabkan seorang remaja laki-laki bernama Elijah Doughty meregang nyawa.

Setidaknya, Jared tidak ingin ada Elijah-Elijah lain di kemudian hari. “Terlepas dari mereka menerima (teh dan sarannya) atau tidak dan memikirkan dalam-dalam soal itu, saya tidak pernah tahu pasti. Tetapi minimal, mereka terkejut dan akan berpikir dua kali jika ingin membicarakan hal seperti itu keras-keras,” tegasnya.


(Fit/Okz)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru