Matatelinga.com, Setidaknya dua orang dikabarkan tewas dan tujuh orang mengalami luka akibat ledakan yang terjadi di Yerevan, Ibu Kota Armenia.
Keterangan yang diberikan wakil kepala dinas penyelamatan Kementerian Situasi Darurat, Mayor Jenderal Nikolay Grigoryan, ledakan tersebut terjadi pada Senin, 25 April pukul 10:00 waktu setempat.
"Meskipun pada awalnya ia berpikir satu orang yang terbunuh akibat ledakan bus, tapi saat dilakukan identifikasi terhadap bus dan tempat kejadian ditemukan satu potongan tubuh lagi. Kedua mayat tersebut masih belum teridentifikasi,” ujar Grigoryan, sebagaimana dikutip dari RT dan dilansir dari laman okezone.com, Selasa (26/4/2016).
Seluruh korban luka dalam ledakan itu adalah warga negara Armenia dan telah dibawa ke pusat medis terdekat di Armenia.
Menurut Grigoryan, penyebab insiden tersebut belum dapat ditentukan. Para ahli sedang melakukan penyelidikan tempat kejadian.
Ledakan yang terjadi di Ibu Kota Armenia itu diketahui menghantam sebuah bus No.63 di jalan Halabyan, Ibu Kota Armenia.
Kementerian Darurat Armenia mengesampingkan kemungkinan ledakan tersebut disebabkan oleh ledakan gas meskipun bus tersebut menggunakan bahan bakar diesel.
Meskipun penyebab ledakan masih belum jelas, polisi tidak mengesampingkan kemungkinan ledakan disebabkan oleh serangan bom.
Menurut saksi mata, ledakan bus tersebut terdengar hingga ke daerah tetangga.
(Fit)