Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Korea Utara

Jika AS Hentikan Latihan Militer Dengan Korsel, Korut Siap Ajukan Persyaratan

Admin - Minggu, 24 April 2016 10:32 WIB
Jika AS Hentikan Latihan Militer Dengan Korsel, Korut Siap Ajukan Persyaratan
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Menteri Luar Negeri Korea Utara (Korut) Ri Su-yong mengatakan negaranya akan menghentikan uji coba nuklir kelimanya jika Amerika Serikat (AS) menghentikan latihan militer tahunannya dengan Korea Selatan (Korsel).

Dalam wawancara dengan kantor berita Associated Press, Menlu Ri mengatakan dihentikannya latihan militer gabungan itu akan membuka jalan ke arah perundingan dan peredaan ketegangan.

“Jika kita terus memilih jalan konfrontasi, ini akan berakhir dengan bencana besar, tidak hanya bagi kedua negara tapi juga bagi seluruh dunia,” kata Ri dalam wawancara yang dikutip BBC dan dilansir dari laman okezone.com, Minggu (24/4/2016).

“Hentikan latihan perang nuklir di Semenanjung Korea dan kami juga akan menghentikan uji coba nuklir kami.”

Korut sejauh ini telah melakukan empat kali uji coba senjata nuklir sejak 2006. Uji coba terakhir yang dilakukan pada 6 Januari 2016 mengakibatkan negara yang terisolasi itu dijatuhi sanksi baru yang mencekik oleh PBB.

Ri mempertahankan hak negaranya untuk memiliki senjata nuklir sebagai deterrent atau senjata pencegah dan menuding AS sebagai pihak yang memaksa negaranya untuk mengembangkan senjata tersebut demi melindungi diri.

Dalam wawancara tersebut, dia juga menegaskan bahwa sanksi-sanksi internasional yang dijatuhkan terhadap Korut tidak akan membuat negara itu takut dan goyah.

“Jika mereka pikir mereka dapat membuat kami frustrasi dengan sanksi-sanksi, mereka benar-benar keliru,” ujarnya dalam wawancara yang dilakukan satu jam sebelum Korut melakukan uji coba peluncuran rudal balistik dari kapal selam pada Sabtu, 23 April.

Meski uji coba itu diklaim sukses oleh Pyongyang, namun beberapa ahli masih meragukan klaim tersebut. Mereka menduga Korut tidak menembakkan rudal tersebut adari sebuah kapal selam melainkan sebuah platform perluncuran rudal yang dibangun di bawah air.



(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru