Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Korea Utara

Takut Jadi Pengkhianat, Korut Tarik Warganya Dari China

Admin - Kamis, 21 April 2016 17:32 WIB
Takut Jadi Pengkhianat, Korut Tarik Warganya Dari China
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Korea Utara (Korut) meminta warganya yang tengah menuntut ilmu di China untuk segera kembali. Diduga, Pyongyang takut mereka akan mengkhianati Korut. Mereka yang dipanggil pulang di antaranya adalah 24 mahasiswa di sebuah universitas di Dandong.

Korut sengaja mengirim mahasiswa ke Dandong untuk memperoleh cadangan devisa asing. Staf universitas itu mengatakan, 24 mahasiswa itu menghilang tidak berapa lama setelah 13 warga Korut yang bekerja di Restoran Ryugyong, Kota Ningbo menyerahkan diri ke Seoul pada 7 April 2016.

Aksi itu dinilai menampar muka Korut jelang Kongres pertama Partai Pekerja dalam 30 tahun terakhir. Negeri serba tertutup itu malah menuduh Negeri Ginseng melakukan penculikan. Bahkan, Komite Pusat Serikat Wanita Demokrasi Korea menuduh Korsel melakukan tindakan terorisme.

Komite itu juga menampik klaim Korsel bahwa 13 orang tersebut menyerahkan diri secara sukarela. Dalam pernyataannya, mereka menyebut hal itu tidak masuk akal karena Korsel diakui sebagai tanah neraka.

Tujuh perempuan yang bekerja di restoran tersebut mengklaim kolega mereka telah ditipu hingga menyeberang ke Korsel. “Kami tidak akan pernah meninggalkan orang tua kami, negara, dan pemimpin Kim Jong-un. Tidak ada di antara kami yang mau melakukan itu,” ucap seorang pelayan Ryugyong, Han Yun-hui, sebagaimana dilansir Telegraph dan dikutip dari laman okezone.com, Kamis (21/4/2016).



(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru