Matatelinga.com, Kearoganan Recep Tayyip Erdogan ternyata tak hanya terjadi di negaranya. Presiden Turki itu melalui para bodyguard atau para pengawalnya, tak kalah agresif menganiaya wartawan jelang pidatonya di Brookings Institution, Washington DC, Amerika Serikat (AS).
Pidato tersebut dihelat Erdogan di sela Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Keamanan Nuklir 2016, di mana Erdogan juga bakal mengadakan pertemuan bilateral secara informal dengan Presiden AS, Barack Obama. Seperti dilansir dari laman okezone.com
Tapi jelang pidatonya, para bodyguard Erdogan yang tahu bahwa banyak wartawan penentang Erdogan yang datang selain para demonstran, melakukan tindakan kekerasan yang mengacu penganiayaan.
Seperti yang dialami Adem Arslan, wartawan surat kabar harian Özgür Düşünce. Arslan mengalami kekerasan fisik dari pengawal Erdogan, ketika tengah berbincang dengan Direktur Komunikasi Kebijakan Luar Negeri Brookings Institution, Gail Chalef.
(Fit)