Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Markas FSA

Al Qaeda Berhasil Kuasai Markas FSA dan Sita Sejumlah Senjata

Admin - Senin, 14 Maret 2016 18:10 WIB
Al Qaeda Berhasil Kuasai Markas FSA dan Sita Sejumlah Senjata
google
Ilustrasi
Matatelinga.com, Kelompok militan Front Al Nusra menyerang markas pasukan oposisi Free Syrian Army Divisi (FSA) 13 yang didukung Amerika Serikat (AS) di Maarat al Nuuman, Suriah, pada Minggu 13 Maret 2016. Kelompok yang berafiliasi dengan Al Qaeda itu dilaporkan berhasil menguasai markas FSA dan menyita sejumlah senjata, termasuk roket antitank TOW.

Observatori untuk Hak Asasi Manusia (HAM) Suriah mengatakan, Front Al Nusra menyita senjata antitank, kendaraan lapis baja, tank, dan persenjataan dari Divisi 13 FSA. Front Al Nusra dan Jund Al Aqsa juga dilaporkan menahan 40 anggota Divisi 13 FSA.

Sebanyak tujuh anggota Divisi 13 FSA tewas dalam pertempuran tersebut.

Menurut laporan yang dilansir Associated Press dan dikutip dari laman okezone.com,Senin (14/3/2016), hubungan antara FSA dengan Front Al Nusra semakin buruk beberapa bulan belakangan. Hal ini disebabkan sikap Al Nusra yang lebih radikal dalam menangani beberapa isu.

Hal ini terlihat dari pembubaran paksa beberapa demonstrasi di Maarat al Nuuman yang menyebut gencatan senjata yang diperantarai AS dan Rusia di Suriah dua pekan terakhir membawa situasi yang relatif damai di Suriah.

Demonstrasi semacam ini dilarang oleh kelompok militan Al Nusra dan Jund Al Aqsa yang memiliki pengaruh kuat di Provinsi Idlib yang menagkapai beberapa demonstran dalam unjuk rasa pekan lalu. Mereka juga diduga coba mengganti bendera tiga warna Suriah menjadi bendera hitam ISIS.

Divisi 13 FSA yang masih berada di Maarat Nuuman berusaha mengusir Al Nusra keluar dari kota, namun kalah dalam segi kekuatan dan justru terusir dari markasnya.

Tahun lalu, Al Nusra menangkap prajurit FSA dari divisi ke-30 dan menyita persenjataan mereka yang disuplai oleh AS. Kejadian ini menjadi aib bagi AS yang melatih dan mempersenjatai pasukan oposisi Suriah dengan tujuan mendukung pemberontak menghadapi pasukan Presiden Bahsar al Assad.



(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru