Matatelinga.com, Hubungan Turki dengan Rusia kembali memanas usai Ankara menuduh pesawat Su-34 milik Moskow melanggar wilayah udara mereka pada Jumat 29 Januari. Negeri Beruang Merah menganggap Turki sedang memainkan propaganda.
Meskipun demikian, Menteri Luar Negeri Turki Mevlut Cavusoglu menyatakan negaranya sangat ingin memperbaiki hubungan diplomatik dengan Rusia.
“Kami ingin hubungan dengan Rusia kembali normal. Kami mempertimbangkan hal tersebut bukan hanya sebagai tetangga, tetapi juga mitra penting. Namun, proses ini tidak hanya bisa dilakukan sepihak karena membutuhkan inisiatif yang sama dari Rusia,” ujar Cavusoglu, dilansir Sputnik dan dikutip dari laman okezone.com, Senin (1/2/2016).
Pria 47 tahun itu juga menyesalkan insiden pelanggaran wilayah udara yang kembali dilakukan oleh pesawat tempur milik Rusia. Presiden Recep Tayyip Erdogan sendiri sudah menyatakan Rusia akan menanggung akibatnya jika terus-menerus melakukan pelanggaran serupa di masa depan.
Insiden pelanggaran pernah terjadi pada 24 November 2015. Saat itu pesawat bomber Su-24 milik Rusia ditembak jatuh Angkatan Udara Turki. Insiden itu mengakibatkan Rusia murka sehingga menjatuhkan sanksi secara ekonomi bagi Turki. Sejak saat itu, hubungan kedua negara seperti terlibat perang dingin.
(Fit)