Matatelinga.com, Maskapai Inggris, Easyjet, mengadakan penyelidikan setelah empat pesawatnya dicoret-coret tulisan dengan aksara Arab. Tulisan itu ditemukan di tangki bahan bakar di sebuah bandara yang tidak disebutkan karena alasan keamanan.
Penyelidikan tersebut dilakukan Easyjet setelah insiden jatuhnya pesawat maskapai Rusia di Sinai, Mesir, dan tragedi teror Paris yang menewaskan 130 orang beberapa pekan lalu. Kelompok militan ISIS mengaku bertanggung jawab atas terjadinya dua peristiwa itu.
“Tulisan itu sendiri tidak akan melukai siapa pun. Tapi kemampuan untuk meletakkan benda terlarang di dekat tangki bahan bakar menimbulkan tentu saja menimbulkan kekhawatiran,” kata ahli keamanan bandara Phillip Baum, seperti dilansir Express dan dikutip laman okezone.com, Sabtu (28/11/2015).
“Kita mengetahui ada orang-orang yang bekerja di daerah terlarang di bandara yang bersimpati pada kelompok ekstremis,” tambahnya.
Sejak terjadinya teror Paris pada 13 November, banyak ancaman keamanan yang ditujukan ke penerbangan internasional maskapai dunia. Tercatat ada lima pesawat dari empat maskapai yang menerima ancaman bom.
Situasi yang semakin rawan juga menyebabkan peningkatan keamanan di bandara-bandara dunia.
(Fit)