Matatelinga.com, Penembakan kembali terjadi di Tunisia. Seorang petugas Kepolisian Tunisia tewas setelah ditembak dua militan yang mengendarai motor.
Tunisia masih belum bisa menghilangkan trauma dari penembakan yang terjadi pada Juni 2015. Saat itu penembakan yang dilakukan seorang pria menewaskan 38 turis yang sedang berlibur di sana.
Menurut Menteri Dalam Negeri Tunisia, dua militan tersebut mengincar tiga polisi yang sedang berjaga-jaga di Pantai Sousse. Namun, tembakan mereka mengenai seorang petugas yang kemudian meninggal dunia.
Petugas nahas itu dipercaya ditembak menggunakan senjata laras panjang ketika sedang menunggu angkutan umum dari kota terdekat Kairouan.
“Seorang yang tidak dikenal melepaskan tembakan ke tiga petugas kepolisian yang sedang berada di jalan. Salah satu dari mereka terkena tembakan itu dan meninggal dunia di rumah sakit,” kata Sekretaris Negara untuk Keamanan Nasional, Rafik Chelly, seperti diberitakan Mirror dan dikutip laman okezone.com, Kamis (20/8/2015).
Dia menambahkan, mereka sedang melakukan penyelidikan atas kasus ini. Namun, mereka tidak bisa mengklarifikasi siapa yang bertanggung jawab atas penembakan tersebut. Beruntung, dua polisi lainnya tidak terluka.
Serangan tersebut terjadi dua bulan setelah seorang pria membunuh 30 warga Inggris dan delapan turis asing lainnya. Ketika itu mereka sedang melakukan liburan di Resor Pelabuhan El Kantaoui. Kelompok militan ISIS menyatakan bertanggung jawab atas serangan tersebut.
(Fit)