Matatelinga - Tehran, Ghavami, bersama beberapa wanita lainnya, ditangkap saat menyaksikan pertandingan voli antara tim nasional Iran melawan Italia, 20 Juni 2014.
Ada dugaan Ghavami dan rekannya dipukul, tapi tidak ada kesaksian tentang hal itu di pengadilan.
Ghavami sempat dibebaskan, dan ditangkap lagi untuk diadili. Ia dinyatakan bersalah melawan propaganda anti-rezim.
Namun jaksa mengatakan kasus Ghavami masuk dalam peninjauan.
Ghoncheh Ghavami, wanita Inggris-Iran yang dipenjara akibat menyaksikan pertandingan voli, dibebaskan dengan jaminan.
Tidak ada informasi rinci mengenai pembebasan Ghavami. Keluarga wanita itu hanya memberi informasi pendek soal pembebasan dengan jaminan.
Ghavami memprotes hukuman atas dirinya dengan melakukan aksi mogok makan. Di media sosial, muncul petisi yang didukung ratusan ribu orang aktivis hak asasi, dan meminta Ghavami dibebaskan.
(Mt/Inc)