MATATELINGA. Le Mans - Por Fuera menilai Marquez terlalu gegabah di tengah kondisi cedera yang dideritanya. Jorge Lorenzo selaku Eks pembalap Repsol Honda, mengingatkan kepada Marc Marquez agar tak terlalu percaya diri jika ingin kembali bersaing di kelas utama MotoGP.
Padahal, Marquez tampil cukup apik dan sempat memimpin jalannya lomba saat balapan flag-to-flag akibat turun hujan. Akan tetapi, rider asal Spanyol itu justru mengalami insiden hingga membuatnya mengakhiri balapan lebih dulu dari rider lain.
Melihat penampilan tersebut, Lorenzo Por mengakui Marquez punya kecepatan yang baik namun terlalu berambisi dan percaya diri hingga kehilangan kontrol pada RC213V miliknya.
Baca Juga:Wakapolda Sumut Tinjau Kapasitas dan Penerapan Prokes di Objek Wisata Pancurbatu
Hal itu disampaikan Lorenzo setelah melihat performa The Baby Alien di seri kelima MotoGP 2021. Marquez gagal finis pada balapan yang berlangsung di Sirkuit Le Mans akibat mengalami insiden di lintasan.
"Meskipun mengalami crash juga hasil yang buruk kami melihat Marc yang lebih solid, lebih kuat dan lebih dekat ke posisi teratas. Memang benar bahwa saat lintasan kering dia mulai sedikit tertinggal, tetapi begitu hujan turun, dia mulai merasa lebih baik, lebih nyaman daripada pembalap lain," ujar Lorenzo seperti dilansir dari laman MotosanGP, Rabut (27/05/2021).
"Tapi dia terlalu percaya diri dan perlu sedikit lebih tenang. Pengendalian situasi adalah hal penting. Dia punya kecepatan yang baik terutama setelah meninggalkan pit," ujar Lorenzo lagi.
Jika menilik pada performanya, Marquez memang tampil cukup menjanjikan. Itu terbukti pada pada putaran kelima saat ia berhasil mencuri tempat pertama dari Fabio Quartararo pada saat menjalani situasi flag-to-flag.
[br]
Setelah keluar dari pitlane, Marquez dengan cepat mengambil alih tempat pertama dan memimpin balapan dengan meyakinkan. Akan tetapi pada putaran kesembilan, Marquez harus memupuskan harapan untuk menang setelah terjatuh pada tikungan akhir.
Marquez sebenarnya sempat kembali bergabung dengan pembalap lain dan meningkatkan kecepatan. Sayangnya ketika performanya menguat, ia justru kembali terjatuh untuk yang kedua kalinya pada putaran ke-18.
Rekan satu tim Pol Espargaro itu pun memutuskan untuk menyudahi balapan dan berjalan menuju pit usai mengalami insiden kedua. Juara Dunia MotoGP 2019 itu terlihat begitu frustrasi dengan situasi yang dialaminya. (Mtc/Okz)