Delapan belas orang tewas di antaranya sembilan anak-anak, dalam serangan rudal balistik Rusia di pusat kota Kryvyi Rih pada hari Jumat, Oleksandr Vilkul -- kepala dewan pertahanan setempat mengatakan dalam sebuah posting di Telegram. 56 orang lainnya terluka dalam serangan itu, kata Vilkul.
Duta Besar AS untuk Ukraina Bridget Brink menulis dalam sebuah posting ke X, "Mengerikan bahwa malam ini sebuah rudal balistik menghantam dekat taman bermain dan restoran di Kryvyi Rih. Lebih dari 50 orang terluka dan 16 tewas, termasuk 6 anak-anak. Inilah sebabnya perang harus diakhiri." Zelenskyy mengatakan dalam posting Sabtu pagi di Telegram bahwa reaksi Amerika tidak memadai.
Aksi tawuran terjadi pada hari Jumat sore antara warga gabungan Kelurahan Belawan ll melawan seterunya warga gabungan dari Lorong lorong Kelurahan Belawan l yang masih satu Kecamatan Medan Belawan Kota Medan.
Para kelompok tawuran tersebut bukan saling kejar kejaran membawa senjata tajam dan saling melemparkan botol kaca dan batu ditengah Jalan Raya/ Jalan Stasiun membuat pengguna Jalan menjadi ketakutan terkena sasara.
"Sayangnya, reaksi Kedutaan Besar Amerika sangat mengejutkan: negara yang kuat, rakyat yang kuat -- dan reaksi yang lemah," katanya. "Mereka bahkan takut mengatakan kata 'Rusia' saat berbicara tentang rudal yang menewaskan anak-anak."
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan serangan itu menargetkan pertemuan komandan Ukraina dan "instruktur Barat" di sebuah restoran di kota itu. Pejabat Ukraina membantah pembenaran Rusia.
Zelenskyy mengatakan dalam sebuah pernyataan pada Jumat malam bahwa serangan di Kryvyi Rih -- kota kelahirannya -- menghantam "daerah dekat bangunan tempat tinggal: menghantam taman bermain dan jalan-jalan biasa," dan menggambarkan mereka yang bertanggung jawab atas serangan itu sebagai "tidak manusiawi."
Presiden juga melaporkan serangan pesawat nirawak di kota Kharkiv di timur laut yang menewaskan lima orang dan melukai 34 lainnya. Serangan lain di kota Kherson di selatan "menghantam fasilitas energi -- pembangkit listrik termal Kherson," tulis Zelenskyy.
"Ya, perang harus berakhir," tulis Zelenskyy dalam pernyataannya pada Sabtu(5/4/2025) pagi. "Namun untuk mengakhirinya, kita tidak perlu takut untuk mengatakan apa adanya. Kita tidak perlu takut untuk menekan satu-satunya pihak yang melanjutkan perang ini dan mengabaikan semua usulan dunia untuk mengakhirinya."
"Kita harus menekan Rusia, yang memilih untuk membunuh anak-anak alih-alih gencatan senjata. Kita harus memberlakukan sanksi tambahan terhadap mereka yang tidak dapat hidup tanpa serangan balistik terhadap orang-orang tetangga. Kita harus melakukan segala yang mungkin untuk menyelamatkan nyawa."
Rusia dan Ukraina sama-sama melancarkan lebih banyak serangan pada Minggu pagi. Angkatan udara Ukraina melaporkan 92 pesawat nirawak memasuki negara itu pada malam hari, 51 di antaranya ditembak jatuh dan 31 hilang dalam penerbangan tanpa menimbulkan kerusakan. Angkatan udara melaporkan kerusakan di wilayah Sumy, Dnipropetrovsk, Kyiv, dan Zhytomyr.
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan pasukannya menembak jatuh 49 pesawat nirawak Ukraina pada malam hari.
Artyom Zdunov kepala wilayah Mordovia, di tenggara Moskow mengatakan dalam sebuah posting Telegram bahwa sebuah pesawat nirawak menargetkan sebuah lokasi industri di sana. "Layanan operasional dan darurat sedang bekerja di wilayah tersebut," tulisnya.