Selasa, 28 April 2026 WIB

Telah Berusia Ratusan Tahun, Mesir Tembakkan Meriam, Ada Apa ?

- Selasa, 20 April 2021 08:15 WIB
Telah Berusia Ratusan Tahun, Mesir Tembakkan Meriam, Ada Apa ?
Meriam berusia ratusan tahun ditembakkan untuk menandai sahur dan buka puasa
MATATELINGA. Kairo - Menandai waktu sahur dan waktu berbuka puasa. Selama bulan Ramadhan tahun ini, warga Kairo dapat mendengar dentuman meriam yang sudah berusia berabad-abad tahun lamanya setiap subuh dan magrib.


Dengan dimulainya bulan suci Ramadan pada tanggal 13 April lalu, Mesir menembakkan meriam Ramadan atau Midfa Al-Iftar yang sudah berusia ratusan tahun di benteng Salah El-Din yang bersejarah di Kairo untuk pertama kalinya dalam 30 tahun.

Baca Juga:Gudang Mebel Habis Di Lalalp Si Jago Merah

Umat Muslim di ibu kota Mesir itu juga memperlihatkan kegembiraan mereka karena dapat melakukan salat Tarawih tahun ini setelah kebanyakan masjid ditutup pada tahun 2020 karena pandemi virus corona.

"Tentu saja Anda melihat kegembiraan di wajah orang-orang. Mereka merasa sangat senang tahun ini. Lihatlah bagaimana mereka memasuki masjid, mereka terlihat bahagia. Seperti Anda tahu, karena virus corona, kami tidak dapat datang ke masjid untuk salat Tarawih tahun lalu. Namun syukur kepada Allah SWT, tahun ini kami mendapat kehormatan dari Allah dan dapat melaksanakan Tarawih, dapat berdoa kepada Allah untuk menghilangkan pandemi Covid-19 dari seluruh dunia,” terang Mohammad Abu Hashim, Imam Masjid Zainab.


[br]

Hassan Suliman yang datang ke masjid untuk sholat, mengatakan, sebelumnya dia dan keluarga biasa salat di rumah, kini mereka dapat salat di masjid. “Anda dapat merasakan perbedaan ketika salat di rumah Anda dan di masjid. Tentu saja kami merasa sangat bahagia yang tidak ternilai. Ini merupakan bulan ibadah yang kami nantikan dari tahun ke tahun,” jelasnya.

Baca Juga:Real Madrid Belum Menyerah Kejar Trofi Liga Spanyol

Selain ke masjid, umat Islam juga merasa senang karena dapat menikmati kembali camilan manis pada bulan Ramadan. Salah satu camilan itu adalah penganan yang disebut Konafa.


Salah seorang warga Kairo yang membeli Konafa itu adalah Mohammad Salah. "Sebelum Iftar, kami pergi membeli Konafa, Qatayef dan lainnya. Seperti yang Anda tahu, karena situasi pembatasan Covid-19 yang kami hadapi tahun lalu, kami kehilangan suasana dan kegembiraan ini tahun lalu. Kami menunggu Ramadan tahun ini. Alhamdulillah, kami dapat merasakannya dan begitu pula Idul Fitri tahun ini,” ungkapnya. (Mtc/Okz)
Editor
: Rizky
Sumber
: Okezone
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru