Jumat, 22 Mei 2026 WIB

Hakim Distrik Matthew Brann: Kampanye Trump "Argumen Hukum Tanpa Alasan dan Tuduhan Spekulatif"

Besok, Pengumuman Kabinet Joe Biden
Redaksi - Senin, 23 November 2020 07:30 WIB
Hakim Distrik Matthew Brann: Kampanye Trump  "Argumen Hukum Tanpa Alasan dan Tuduhan Spekulatif"
Hand Over
Presiden Amerika Serikat Terpilih Joe Biden
MATATELINGA, Amerika: Anggota pertama kabinet Biden rencananya ditunjuk pada Selasa (24/11/2020), hal tersebut disebutkan seorang pembantu utama presiden terpilih Amerika Serikat (AS) Joe Biden, Ron Klain, pada Minggu (22/11/2020).


Melansir VoA Indonesia, rencana itu tetap dilakukan, meski Presiden Donald Trump mendesak Partai Republik membantunya dalam upaya hukum jangka panjang demi membatalkan kekalahannya dalam Pemilihan Presiden AS.

Dalam wawancara untuk acara "This Week" di stasiun televisi ABC, Klain, yang akan menjabat kepala staf Gedung Putih dalam pemerintahan Biden, menolak mengatakan siapa yang akan ditunjuk Biden sebagai menteri tertentu.

Namun, pekan lalu Biden mengatakan, ia telah menetapkan siapa yang akan menjadi menteri keuangan dan pilihannya akan menarik "semua elemen Partai Demokrat, progresif sampai koalisi moderat."

Sementara Biden bersiap menjabat presiden ke-46 dan dilantik pada 20 Januari, Trump menolak menyerah.

Pada Minggu (22/11/2020), ia mengatakan kepada pengikutnya di Twitter, "Kita akan temukan sejumlah besar surat suara palsu. Ayo Partai Republik, berjuang keras." Namun, perjuangan hukum Trump sejauh ini tidak berhasil.





Tim kampanyenya kalah atau membatalkan 34 tuntutan hukum yang mengklaim pemungutan dan penghitungan suara di negara-negara bagian penting dicurangi.

Biden diproyeksikan menang dengan meraih suara elektoral 306, sedangkan Trump meraih 232 suara. Ia juga meraih suara populer nasional, lebih enam juta suara lebih banyak daripada yang diperoleh Trump.

Hakim Distrik Matthew Brann menyatakan kampanye Trump mengajukan "argumen hukum tanpa alasan dan tuduhan spekulatif" dalam upaya membuang jutaan suara dan mengalihkan suara elektoral negara bagian kepada Trump.
Editor
:
Sumber
: Okz
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru