Rabu, 29 April 2026 WIB

Harga Emas Sensitif Terhadap Kenaikan Suku Bunga

Redaksi - Kamis, 26 Desember 2019 20:30 WIB
Harga Emas Sensitif Terhadap Kenaikan Suku Bunga
Hand Over
ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta: Karena pasar masih melihat data-data ekonomi Amerika Serikat (AS) belum menunjukkan perbaikan, harga emas terkerek.




"Kami belum melihat rilis data AS yang baik dari sisi investasi bisnis. Kami sepenuhnya bergantung pada pengeluaran konsumen. Tetapi ketika belanja konsumen mulai berkurang, maka ekonomi benar-benar mulai melambat lebih nyata," kata Edward Meir, analis di ED&F Man Capital Markets seperti dikutip Reuters.

Data ekonomi AS dinantikan sebagai isyarat arah kebijakan moneter bank sentral ke depan. Harga emas sensitif terhadap kenaikan suku bunga.

Sementara itu, optimisme pada perundingan dagang AS-China mengangkat pasar saham ke level rekor. Namun, "Pasar saham menjadi sangat jenuh beli. Jika ada koreksi di saham, emas bisa mendapat keuntungan," imbuh Meir.





Harga emas makin mengilap pada sore hari ini. Pada Kamis (26/12/2019) pukul 15.47 WIB, harga emas di pasar spot 0,31% ke level US$ 1.504,49 per ons troi.

Sementara harga emas di Commodity Exchange berada pada level US$ 1.508,90 per ons troi untuk pengiriman Februari 2020.

Artinya harga emas Comex sudah menguat 0,27% dari Selasa (24/12) yang ada di US$ 1.504,80 per ons troi.
Editor
:
Sumber
: ktn
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru