Sabtu, 06 Juni 2026 WIB

DPR-RI Setujui Subsidi Listrik Rp 7 Triliun

- Selasa, 11 Juli 2017 11:33 WIB
DPR-RI Setujui Subsidi Listrik Rp 7 Triliun
google/net
MATATELINGA, Jakarta: Komisi VII DPR RI menyetujui penambahan subsidi listrik sebesar Rp 7 triliun yang diajukan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral. Sehingga, total subsidi listrik dalam Rancangan APBN-P 2017 naik sekitar Rp51 triliun.



Ketua Komisi VII, Gus Irawan Pasaribu mengatakan, penambahan subsidi listrik tersebut digunakan untuk memberikan tambahan subsidi bagi sebanyak 2,44 juta pelanggan 900 VA yang sebelumnya dicabut subsidinya.  "Jadi, Rp51 triliun, bertambah Rp7 triliun untuk tambahan 2,44 juta pelanggan 900 VA," kata Gus Irawan, Senin (10/7/2017) malam.

Ia menerangkan, tambahan subsidi itu harus dilakukan dengan bijak melalui penghematan. Jika anggaran ini tidak digunakan karena alasan tidak ada penambahan jumlah pelanggan 900 VA, alokasi dananya juga bisa digunakan untuk pemasangan listrik baru bagi pelanggan 450 VA.

"Karena ada masyarakat yang nyatanya tidak mampu membayar pemasangan listrik meski 450 VA itu disubsidi. Jadi catatannya, jika tidak dipakai, dialokasikan untuk membantu masyarakat dalam memasang listrik," jelas dia.

Sebelumnya, Menteri ESDM, Ignasius Jonan dalam rapat kerja dengan Komisi VII DPR RI, mengatakan, realisasi subsidi listrik hingga pertengahan tahun 2017 sebesar Rp17,97 triliun, dengan anggaran dalam APBN 2017 sebesar Rp44,98 triliun.



"Kami mengusulkan ada perubahan jadi Rp51 triliun. Kami sudah lakukan data ulang, ternyata datanya jadi 6,54 juta. Dana ini yang harus diubah yang punya TNP2K (Tim Nasional Percepatan Penanggulangan Kemiskinan)," kata Jonan.

(Mtc/vvc/one/net)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru