MATATELINGA, USA: JD Power Amerika Serikat (AS), lembaga riset dan konsultasi bagi industri automotif setiap tahun melakukan studi ke pemilik kendaraan. Setidaknya ada 223 masalah yang disusun dalam delapan kategori guna mengukur kualitas kendaraan baru pada 90 hari kepemilikan. Studi ini dilakukan mulai Februari sampai Mei 2017 dengan melibatkan lebih dari 80.000 responden.
Hasilnya kualitas mobil baru secara keseluruhan mencapai rekor baru, meningkat 8% bila dibandingkan dengan pencapaian tahun lalu. Setidaknya ada 32 merek mobil yang diteliti oleh JD Power AS. Kia menduduki peringkat teratas karena hanya menerima 72 keluhan saja dari 100 unit mobil. Dari semuanya ada merek mobil yang memiliki kualitas baik dan juga buruk. Berikut ini daftar 10 merek mobil paling banyak keluhan seperti dilansir dari Autoguide:
10. Infiniti Dimulai dari posisi paling bawah, yaitu Infiniti. Dari 100 pemilik mobil, Infiniti menerima 107 keluhan. Hal ini tentunya membuat merek mobil mewah di bawah payung Nissan ini menjadi produsen terburuk ke-10 untuk kualitas. Tahun lalu, produsen mobil asal Jepang ini hanya menerima 103 keluhan, namun tahun ini gagal memperbaiki kualitas kendaraan seperti yang dilakukan oleh merek lain.
9. Jeep Dengan jumlah keluhan sebanyak 107, Jeep sebenarnya lebih baik dari Nissan karena pabrikan mobil asal Amerika Serikat itu mengalami perbaikan peringkat. Tahun lalu Jeep memperoleh 113 tahun lalu.
8. Subaru Tahun lalu, Subaru tidak berada di daftar 10 terbawah karena hanya menerima 118. Tahun ini, produsen mobil Jepang itu berhasil meningkatkan kualitas mobilnya sehingga hanya 113 keluhan. Namun sayang sekali, meski naik tipis, Subaru masuk dalam daftar 10 terbawah.
7. Audi Audi merupakan satu-satunya produsen mobil Jerman di posisi 10 terbawah. Audi tampil sedikit sangat buruk dari pesaingnya BMW dan Mercedes Benz. Tahun ini, Audi mencetak 115 keluhan, sedikit lebih buruk dari skor tahun lalu yaitu 110 keluhan. Padahal tahun lalu Audi sempat unggul dari pesaingnya, Mercedes Bens, yang meraih 111 keluhan, tapi tahun ini berkata lain.
6. Mazda Mazda masuk posisi 10 terbawah dalam kualitas kendaraan. Hasil studi J.D Power AS menunjukkan produsen mobil Jepang itu terburuk keenam tahun ini dengan 125 keluhan. Tahun lalu jumlah keluhan lebih banyak yaitu 127 masalah per 100 kendaraan.
5. Mitsubishi Mitsubishi merupakan salah satu produsen mobil yang mengalami penurunan kualitas sangat siginifikan. Tahun lalu pabrikan yang bermarkas di Jepang itu mendapat 116 keluhan, namun tahun ini jumlah keluhan bertambah menjadi 131.
4. Land Rover Land Rover menunjukkan perbaikan dibanding 2016. Tahun ini, J D Power menemukan ada 131 keluhan dari pelanggan terkait produk barunya. Angka tersebut turun satu dari tahun lalu yaitu 132 keluhan.
3. Volvo Merek mobil yang dikenal dengan segudang fitur keamanannya ini ternyata memiliki produk yang banyak dikeluhkan pelanggan. Volvo menjadi produsen mobil ketiga dengan kualitas produk yang buruk. Tahun ini, merek Swedia itu mencetak 134 keluhan, turun bila dibanding tahun lalu yang menerima 152 keluhan. Meski turun tapi tetap saja masuk daftar 10 terbawah soal kualitas.
2. Jaguar Tahun lalu, Jaguar adalah produsen mobil terburuk ketujuh setelah mencetak angka 127. Tapi tahun ini, justru semakin buruk karena pemilik melaporkan 148 masalah per 100 kendaraan.
1. Fiat Tahun ini, produsen asal Italia itu menjadi yang paling terburuk di antara merek lainnya. Fiat menerima 163 keluhan. Meski paling buruk, tapi ada yang bisa dibanggakan dari Fiat, jumlah keluhan tahun ini menurun dari tahun sebelumnya yang memperoleh sebanyak 174 keluhan. Tahun lalu posisi tersebut dihuni oleh Smart dengan 216 keluhan. Tapi untuk tahun ini, J D Power tidak menelitinya karena kurang representasi dalam survei.