Bayar Utang, Semen Indonesia Terbitkan Obligasi Rp 3 Triliun
- Jumat, 12 Mei 2017 10:29 WIB
google/net
MATATELINGA, Jakarta: PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) berencana menerbitkan obligasi berkelanjutan I. Dari penerbitan obligasi ini diperkirakan akan didapat dana sekira Rp8 triliun. Melansir dari keterbukaan informasi yang diterbitkan perseroan di Jakarta, Jumat (12/5/2017), perseroan akan menerbitkan obligasi berkelanjutan tahap I 2017 sekira Rp3 triliun dengan tenor lima tahun. Sayangnya, perseroan belum dapat memberikan informasi berapa bunga obligasi yang ditawarkan.
Ada pun masa penawaran awal akan dilakukan pada 15-29 Mei 2017, dengan masa penawaran umum pada 8-9 Juni 2017. Sementara untuk penjatahan, akan dilakukan pada 12 Juni dan dicatatkan di Bursa Efek Indonesia (BEI) pada 15 Juni.
Rencananya, dana yang sebesar Rp1,37 triliun yang diperoleh dari obligasi ini akan digunakan oleh ST untuk melunasi utang kredit sindikasi, dengan rincian sebesar Rp669,92 miliar kepada Bank Mandiri, Rp386,75 miliar kepada BRI, Rp193,44 miliar kepada BCA, Rp77,37 miliar kepada Indonesia Eximbank, Rp38,68 miliar kepada BPD Jawa Timur, dan Rp5,76 miliar kepada Bank Sulselbar.
Dana pinjaman tersebut, seluruhnya akan digunakan untuk pembiayaan proyek pembangunan, pengembangan, dan pengelolaan pabrik semen Tonasa V dan power plant Tonasa. Sedangkan sisanya, akan digunakan untuk modal kerja perseroan, meliputi pembiayaan yang berhubungan dengan kegiatan operasional pabrik yang berkaitan dengan produksi, pemasaran, dan penjualan.
Saat ini, perseroan memiliki total utang sebesar Rp13,65 triliun. Utang tersebut terdiri dari utang jangka pendek sebesar Rp8,15 triliu dan jangka panjang sebesar Rp5,5 triliun. Guna menerbitkan obligasi ini, perseroan menunjuk tiga penjamin emisi yakni PT Bahana Sekuritas, PT Danareksa Sekuritas, dan PT Mandiri Sekuritas.