Pekan Ini, Harga Batubara dan Emas Menarik
Harga komoditas batubara dan emas diperkirakan akan menarik pada pekan ini. Beberapa komoditas akan diperdagangkan dengan gerak yang beragam sepanjang pekan ini.
Harga komoditas batubara dan emas diperkirakan akan menarik pada pekan ini. Beberapa komoditas akan diperdagangkan dengan gerak yang beragam sepanjang pekan ini.
Satuan tugas Ramadhan, Idul Fitri dan Covid-19 (Rafico) Pertamina mendata penyaluran elpiji 3 kg subsidi selama H-3 sampai H+3 lebaran 2020 menunjukkan konsistensi tren meningkat seperti tahun-tahun sebelumnya. Penyaluran di periode tersebut pada tahun in
Operasi pasar gula pasir untuk membantu menjaga ketersediaan komoditas itu di daerah tersebut setelah Lebaran, dilanjutkan Perum Bulog Kanwil Sumut.
Kurangnya pasokan gula kristal putih pada saat ini terutama disebabkan oleh tiga faktor, hal tersebut dikatakan Direktur Jenderal Perdagangan Luar Negeri Indrasari Wisnu Wardhana. Pertama produksi gula dalam negeri tahun 2019 yang tidak sesuai dengan perk
Rupiah sore ini berakhir di kisaran Rp14.700-an per USD. Nilai tukar Rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) terus tunjukan penguatan.
Prospek ekonomi untuk negara maju tahun ini telah kembali gelap dalam sebulan terakhir, dengan pemulihan tajam berbentuk V diperkirakan oleh kurang dari seperlima ekonom yang disurvei oleh Reuters.
Selama Kuartal I – 2020, PT Pelabuhan Indonesia I (Persero) atau Pelindo 1 mencatat arus kunjungan kapal sebanyak 17.613 call, naik 14,88 persen dibanding Kuartal I tahun 2019 sebanyak 15.331 call. Angka tersebut sebanding dengan 39.111.260 GT (Gros
Ketua Federal Reserve AS Jerome Powell memperkirakan penurunan ekonomi akibat pandemi Covid-19 kemungkinan dapat berlangsung hingga akhir 2021.
Menteri Keuangan Sri Mulyani meminta jajarannya untuk membantu mempercepat proses pencairan Dana Desa yang akan digunakan sebagai Bantuan Langsung Tunai (BLT) Desa untuk membantu masyarakat yang terkena dampak virus corona.
Hubungan China-AS merosot sejak pecahnya virus corona, dimana administrasi Presiden Donald Trump dan Presiden Xi Jinping memperdagangkan duri atas pandemi, termasuk tuduhan menutup-nutupi dan kurangnya transparansi.