Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Minyak Mentah

Harga Minyak Mentah Merosot Hingga 2,17%

Admin - Rabu, 20 Januari 2016 09:34 WIB
Harga Minyak Mentah Merosot Hingga 2,17%
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Wall Street berakhir mendatar setelah terjadi volatile yang cukup besar, karena penurunan harga minyak dan laporan ekonomi yang menunjukkan pertumbuhan ekonomi yang lebih lambat di China. Harga minyak mentah AS pun merosot 2,17 persen.

Pertumbuhan China pada 2015 adalah yang paling lambat dalam 25 tahun terakhir, tetapi sejalan dengan ekspektasi. Pertumbuhan ini menimbulkan harapan bahwa Beijing akan meredam perlambatan dengan kebijakan stimulus. Hanya saja, hal ini tidak cukup untuk memuaskan investor AS.

"Anda memiliki sejumlah besar ketakutan dan ketidakpastian di pasar dan kita harus melihat data ekonomi lebih dari satu untuk mengatasi hal ini," kata kepala investasi di Lenox Wealth Advisors, David Carter, seperti dilansir dari Reuters dan dikutip dari laman okezone.com, Rabu (20/1/2016).

Indeks Dow Jones Industrial Average naik 0,17 persen ke 16.016,02, indeks The S&P 500 naik 1 poin menjadi 1.881,33, dan Nasdaq Composite jatuh 0,26 persen menjadi 4.476,95. Pada akhir sesi volatile, indeks S&P 500 naik 0,05 persen, hampir di atas 52 mingguan.

Minyak mentah mencatat penurunan terendah dalam 12 tahun terakhir, yang memicu kekhawatiran di Wall Street dari kerugian yang lebih dalam bagi perusahaan energi dan potensi yang beberapa mungkin gagal untuk membayar utang mereka.

Sekira 9,4 miliar saham berpindah tangan di bursa AS, jauh di atas 7,7 miliar rata-rata harian selama 20 hari perdagangan terakhir.




(Fit)

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru