Jumat, 10 Juli 2026 WIB
IHSG

IHSG Lanjutkan Pergerakan Positif ke 5.319

Admin - Jumat, 22 Mei 2015 09:18 WIB
IHSG Lanjutkan Pergerakan Positif ke 5.319
google
Ilustrasi

Matatelinga.com, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) masih melanjutkan tren positifnya pagi ini. IHSG dibuka menguat 6,75 poin atau 0,1 persen ke 5.319,96.

Pagi ini, sebanyak 83 saham menguat, 26 saham melemah, dan 56 saham bergerak stagnan. Membuka perdagangan, telah terjadi transaksi sebesar Rp111,86 miliar dari 104,4 juta lembar saham diperdagangkan.

Analis OSO Sekurities Supriyadi mengatakan, karena ada profit taking di akhir pekan, investor harus berhati-hati.

"Tai kalau volume besar, bisa manfaatkan stay short term," kata dia di MNC Power Breakfast, Jumat (22/5/2015).

Indeks LQ45 naik 1,72 poin atau 0,2 persen ke 929,11, Jakarta Islamic Index (JII) naik 0,3 poin ke 712,63, indeks IDX30 naik 0,85 poin atau 0,2 persen ke 480,45, dan indeks MNC36 menguat 0,88 poin 0,3 persen ke 291,31.

Hampir semua sektor kompak menguat, meski moderat dengan kenaikan tertinggi di sektor konsumsi naik 0,8 persen. Namun, sektor aneka industri turun 1,3 persen.

Sedangkan di Asia, indeks Nikkei menurun 24 poin atau 0,1 persen ke 20.179, indeks Straits Times naik 0,3 persen ke 3.451, sementara indeks Hang Seng naik 354 poin atau 1,3 persen menjadi 27.878.

Adapun saham-saham yang bergerak dalam jajaran top gainers, antara lain saham PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) naik Rp475 ke Rp43.325, saham PT Astra Agro Lestari Tbk (AALI) naik Rp275 atau 1,1 persen ke Rp26.225, dan saham PT Blue Bird Tbk (BIRD) naik Rp200 atau 2,4 persen ke Rp8.500.

Sementara saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers, antara lain saham PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) turun Rp1.000 atau 4,3 persen ke Rp22.250, saham PT Siloam International Hospital Tbk (SILO) turun Rp325 atau 2,1 persen ke Rp14.800, dan saham PT Astra Internasional Tbk (ASII) turun Rp125 atau 1,6 persen ke Rp7.700. Demikian dilansir laman okezone.com, Jumat (22/5/2015)

 

(Fit)

 

SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru