Matatelinga.com,
Pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan berada pada
kisaran level support 5.212 dengan resistance 5.289. Laju IHSG berpotensi
mengalami penguatan secara terbatas.
Analis MNC Securities Edwin Sebayang mengungkapkan, kejatuhan
beberapa harga komoditas selama dua hari seperti minyak turun 1.72 persen dan
nikel turun 2,8 persen menjadi faktor penggerak IHSG yang diprediksi menguat.
"Tetapi kenaikan IHSG tersebut akan terbatas, akibat
investor asing terus membukukan Net Sell yang selama 13 hari perdagangan saja
sudah mencapai Rp 8,78 triliun," tutur Edwin di Jakarta,Jumat (15/5/2015).
Seperti dilansir laman okezone.com
Di sisi lain, berkurangnya tekanan atas perkiraan kenaikan Fed
Rate turut memberikan sentimen tersendiri bagi laju saham. Di tengah moderatnya
perdagangan Kamis 14 Mei, tercermin dalam volume perdagangan berjumlah 6,0
miliar saham.
"Kondisi itu masih terbilang lebih kecil, dibandingkan
dengan rata-rata lima hari perdagangan terakhir berjumlah 6.3 miliar
saham," pungkasnya.
(Fit)