Matatelinga.com, Pasar saham
Indonesia masih bergerak di bawah tekanan jual yang tinggi. Memasuki jeda makan
siang, Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) melemah
52,7 poin atau 1 persen ke 5.192,75.
Siang
ini 90 saham menguat, 189 saham melemah dan 74 saham stagnan. Telah terjadi
transaksi sebesar Rp2,85 trilun dari 2,216 miliar lembar saham diperdagangkan.
Indeks
LQ45 turun 10,73 poin atau 1,2 persen menjadi 899, Jakarta Islamic Index (JII)
melemah 8,21 poin atau 1,2 persen menjadi 690, indeks IDX30 turun 5,58 poin
atau 1,2 persen menjadi 465, dan indeks MNC36 turun 3,16 poin atau 1,1 persen
menjadi 282.
Sektor-sektor
penggerak IHSG kompak menurun dengan sektor infrastruktur turun tajam 1,6
persen. Hanya sektor perkebunan yang satu-satunya menguat sebesar 0,2 persen.
Di
Asia, indeks Nikkei 225 naik 111,87 poin ke 20.095, indeks Hang Seng turun
26,28 poin ke 28.407, dan indeks Straits Times turun 0,53 persen ke 3.497.
Adapun saham-saham yang
masuk dalam jajaran top
gainers, antara lain saham PT Gudang Garam Tbk (GGRM) naik Rp1.075
menjadi Rp53.075, saham PT Mitra Keluarga Karyasehat (MIKA) naik Rp350 ke
Rp24.650 dan saham PT Mayora Indah Tbk (MYOR) naik Rp250 ke Rp24.700.
Sedangkan
saham-saham yang bergerak dalam jajaran top losers,
antara lain saham PT Matahari Departement Store Tbk (LPPF) turun Rp950 menjadi
Rp17.050, saham PT Gowa Makassar Tourism Development Tbk (GMTD) turun Rp500
menjadi Rp7.200, dan saham PT HM Sampoerna Tbk (HMSP) turun Rp500 menjadi
Rp74.500. Demikian dikutip laman okezone.com, Selasa (28/4/2015)
(Fit)