Minggu, 12 Juli 2026 WIB
Minyak Mentah

Minyak Mentah Anjlok 5%

Admin - Sabtu, 28 Maret 2015 12:48 WIB
Minyak Mentah Anjlok 5%
google
Ilustrasi
NEW YORK - Matatelinga, Minyak mentah anjlok 5 persen dan menghapus keuntungan sesi sebelumnya. Konflik Yaman nampaknya tidak mengganggu pengiriman minyak mentah ke Timur Tengah dan investor mengalihkan fokus mereka untuk perundingan kesepakatan nuklir Iran.

Harga minyak merosot didorong oleh pelemahan dolar Amerika Serikat (AS) di sesi terakhir. Minyak mentah AS memiliki kenaikan mingguan terbesar dalam lebih dari sebulan.

Minyak sempat melonjak 5 persen di tengah kekhawatiran konflik di Yaman Bisa mengganggu kargo di Selat Bab el Mandeb tetangga. Pasalnya, kargo tersebut mengangkut 3,8 juta barel per hari minyak mentah.

"Bullish berakhir setelah kesepakatan nuklir Iran yang mungkin terjadi akhir pekan ini. Tidak seorang pun ingin pergi membeli minyak dengan berita seperti ini," kata fund manager di Tyche Capital Advisors, Tariq Zahir, seperti dilansir dari Reuters dan dikutip laman okezone.com, Sabtu (28/3/2015).

Minyak mentah AS, West Texas Intermediate (WTI), dan minyak mentah patokan Eropa, London Brent, menghabiskan sebagian besar sesi dalam kisaran ketat. Namun, minyak turun sekitar 2 persen pada akhir perdagangan.

Brent melemah USD2,78 menjadi USD56,41 per barel. Sedangkan minyak mentah AS berkurang USD2,56 dan ditutup pada USD48,87 per barel.

(Fit)
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru