MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, Rupiah pada pagi ini menguat 16 poin atau 0,1% ke posisi Rp15.642 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.658 per USD.
Perlu untuk diketahui, nilai tukar Rupiah terhadap dolar AS yang ditransaksikan antarbank di Jakarta jelang pergantian tahun 2022 ke 2023 diprediksi bergerak stabil.
Data continuing jobless claims juga meningkat melebihi ekspektasi menjadi 1,71 juta klaim untuk minggu yang berakhir 17 Desember dari 1,67 juta klaim pada minggu sebelumnya.
Baca Juga:Gelar Pangan Murah, Pemko Medan Berkolaborasi Dengan Badan Pangan Nasional
Indeks Nasdaq naik 2,6% yang selanjutnya diikuti oleh Indeks S&P 500 meningkat 1,7% dan Indeks Dow Jones menguat 1%. Sementara itu indeks-indeks saham di Eropa naik satu persen.
Aksi beli juga terjadi di pasar obligasi negara maju yang tercermin dari turunnya imbal hasil (yield) obligasi Pemerintah AS tenor 10 tahun menjadi 3,81%.
Sedangkan indeks komoditas S&P dan Goldman Sachs turun 0,4% akibat turunnya harga minyak mentah Brent dan WTI.
Pada Kamis (29/12/2022) lalu rupiah menguat 61 poin atau 0,39% ke posisi Rp15.658 per USD dibandingkan posisi pada penutupan perdagangan sebelumnya Rp15.719 per USD.
[br]
"Kami memperkirakan rupiah akan bergerak stabil hari ini di rentang Rp15.650-Rp15.750 per USD," kata Macro Equity Strategist Samuel Sekuritas Lionel Priyadi dalam kajiannya, seperti dikutip dari Okezone, Jum'at (30/12/2022).
Lionel menyampaikan pasar global mengalami rebound yang kuat kemarin malam bersamaan dengan rilis data klaim pengangguran awal (initial jobless claims) Amerika Serikat (AS) yang naik menjadi 225 ribu klaim, sesuai konsensus untuk minggu yang berakhir tanggal 24 Desember dari 216 ribu pada minggu sebelumnya.