Rabu, 29 April 2026 WIB

Ditopang Data Inflasi AS, Wall Street Ditutup Menguat

Redaksi - Rabu, 16 November 2022 08:05 WIB
Ditopang Data Inflasi AS, Wall Street Ditutup Menguat
Hand over
Ilustrasi
MATATELINGA, Jakarta : Nilainya kerap sekali mengalami perubahan hampir pada setiap harinya. Dan kali ini, pada perdagangan Selasa (15/11/2022) waktu setempat, Wall Street ditutup menguat. Bursa saham AS menguat ditopang data inflasi AS.


Saham Walmart Inc (WMT.N) melonjak 6,5% setelah peritel top AS itu menaikkan perkiraan penjualan dan laba tahunannya, diuntungkan oleh permintaan bahan makanan yang stabil meskipun harga lebih tinggi.

Saham pengecer lain, termasuk Target Corp (TGT.N) dan Costco (COST.O), juga naik menyusul laporan Walmart. Target, yang akan dilaporkan pada hari Rabu, naik 3,9%, sementara Costco naik 3,3%.

Baca Juga:Hari Ini Kilau Emas Berjangka Meredup, Berikut Biang Keroknya!

Saham Home Depot (HD.N) naik 1,6% setelah hasil rantai perbaikan rumah menunjukkan pihaknya menekan harga yang lebih tinggi untuk menggantikan penurunan transaksi pelanggan untuk kuartal ketiga.

Dow Jones Industrial Average (.DJI) naik 56,22 poin, atau 0,17%, menjadi 33.592,92, S&P 500 (.SPX) naik 34,48 poin, atau 0,87%, menjadi 3.991,73 dan Nasdaq Composite (.IXIC) bertambah 162,19 poin, atau 1,45%, menjadi 11.358,41. Seperti dikutip dari Okezone, Rabu (16/11/2022).


Pasar saham didorong oleh laporan inflasi Selasa yang menunjukkan harga produsen naik 8% dalam 12 bulan hingga Oktober terhadap perkiraan kenaikan 8,3%.

[br]

"Pasar telah didorong oleh angka inflasi yang keluar sedikit lebih rendah dari yang diharapkan dan mengkonfirmasi angka minggu lalu sampai tingkat tertentu bahwa kita mungkin telah membulatkan sudut pada inflasi," kata Peter Tuz, presiden Penasihat Investasi Chase di Charlottesville, Virginia.

Menurut Tuz, pasar sedikit lebih bergejolak sore ini karena berita keluar tentang pendaratan rudal Rusia di Polandia.
Editor
: Rizky
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru