Minggu, 26 April 2026 WIB

Asosiasi Sepak Bola Inggris Merinci Kesalahan Chelsea

Redaksi - Jumat, 12 September 2025 08:30 WIB
Asosiasi Sepak Bola Inggris Merinci Kesalahan Chelsea
Pixabay
Chelsa

MATATELINGA, Jakarta:Terungkapnya kasus ini bukan tanpa sebab, melainkan berkat inisiatif konsorsium pemilik baru Chelsea, BlueCo. Dipimpin oleh Todd Boehly dan Behdad Eghbali, mereka secara proaktif melaporkan temuan ini kepada FA. Laporan tersebut dilakukan setelah menemukan berbagai kejanggalan dalam laporan keuangan era Abramovich selama proses uji tuntas akuisisi klub pada Mei 2022.

Langkah transparansi yang diambil oleh kepemilikan baru ini menunjukkan komitmen mereka terhadap tata kelola klub yang bersih. Namun, dakwaan ini tetap membuka babak baru dalam sejarah Chelsea, dengan potensi implikasi signifikan terhadap masa depan klub. Semua mata kini tertuju pada bagaimana Chelsea akan merespons dan konsekuensi apa yang mungkin mereka hadapi.

Baca Juga:

Pelanggaran serius yang dituduhkan tersebut mencakup periode waktu yang cukup panjang, yakni antara tahun 2009 hingga 2022. Fokus utama dari dakwaan ini adalah peristiwa-peristiwa yang terjadi secara spesifik dari musim kompetisi 2010–11 hingga 2015–16. Periode ini merupakan masa kejayaan Chelsea di bawah kepemilikan miliarder Rusia, Roman Abramovich.

Kabar mengejutkan datang dari ranah sepak bola Inggris setelah Asosiasi Sepak Bola Inggris (FA) secara resmi menjatuhkan 74 dakwaan kepada Chelsea FC. Dakwaan untuk Chelsea ini terkait dugaan pelanggaran regulasi mengenai agen pemain, kerja sama dengan perantara, serta investasi pihak ketiga dalam pemain. Ini menjadi sorotan utama di kalangan penggemar dan pengamat sepak bola.

Baca Juga:

Asosiasi Sepak Bola Inggris telah merinci jenis pelanggaran yang menjadi dasar dakwaan untuk Chelsea. FA mendakwa Chelsea FC atas pelanggaran Peraturan J1 dan C2 Peraturan Agen Sepak Bola FA. Selain itu, mereka juga melanggar Peraturan A2 dan A3 Peraturan FA tentang Kerja Sama dengan Perantara, serta Peraturan A1 dan B3 Peraturan Investasi Pihak Ketiga pada Pemain FA. Total 74 dakwaan telah diajukan, menunjukkan skala masalah yang cukup luas.

Perilaku yang menjadi subjek dakwaan ini berlangsung selama lebih dari satu dekade, dari tahun 2009 hingga 2022. Namun, penekanan utama diberikan pada kejadian yang berlangsung antara musim kompetisi 2010–11 hingga 2015–16. Periode ini bertepatan dengan puncak kepemimpinan Roman Abramovich di Stamford Bridge, di mana klub meraih berbagai gelar bergengsi.

Baca Juga:

Kasus ini mencuat setelah pemilik baru Chelsea, BlueCo, melakukan uji tuntas yang mendalam saat mengakuisisi klub pada Mei 2022. Dalam proses tersebut, mereka menemukan adanya potensi ketidaklengkapan dalam pelaporan keuangan. Temuan ini berkaitan dengan transaksi historis dan potensi pelanggaran aturan FA lainnya yang terjadi di era kepemilikan sebelumnya.

Pemain-pemain besar yang didatangkan Chelsea pada periode tersebut juga disebut-sebut terkait dengan pelanggaran ini. Nama-nama seperti Eden Hazard (2012), Samuel Eto'o (2013), dan Willian (2013) masuk dalam daftar sorotan. Pelanggaran diduga berkaitan dengan pembayaran di luar pembukuan resmi yang disetujui untuk memuluskan transfer pemain-pemain tersebut.

Baca Juga:
Editor
: Admin
Sumber
: Bola.com
SHARE:
 
Tags
 
Berita Terkait
Higuain Pernah Bermainb dengan Ronaldo
Klub Liga Super China Menawar MU untuk Ashley Young
Juventus pulang tanpa poin
MU Akan Berhadapn dengan Liverpool
Barcelona Beruasaha Mempertahankan Satu Bintang
Suarez Sumbang Dua Gol untuk Barcelona
 
Komentar
 
Berita Terbaru