Kodaeral I Tutup Audit dengan Optimisme
MATATELINGA, Belawan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I menggelar Taklimat Akhir Audit Kinerja dan Audit Ketaatan Tahun Anggaran 202
Berita Sumut
MATATELINGA, Milan: Sacchi mengaku tak paham kenapa striker Manchester United itu enggan menerima pinangan dari Milan pada bursa transfer musim panas ini. Menurut Sacchi, kesempatan membela Milan seharusnya tak dilewatkan, apalagi bagi pemain yang belum terbukti di level atas.
Legenda AC Milan dan Timnas Italia, Arrigo Sacchi, melontarkan kritik pedas kepada Rasmus Hojlund.
Baca Juga:
"Kita tidak sedang membicarakan Marco van Basten. Dia pemain yang cukup bagus, tidak lebih," kritik Sacchi kepada La Gazzetta dello Sport.
Saat ini, AC Milan hanya memiliki Santiago Gimenez sebagai penyerang tengah. Klub asal kota mode itu juga sempat dikaitkan dengan Dusan Vlahovic dari Juventus, namun gaji sang striker jauh lebih tinggi dibanding Hojlund.
Milan berupaya memboyong Rasmus Hojlund dengan status pinjaman dari Manchester United. Di Old Trafford, posisi pemain asal Denmark itu diprediksi terancam setelah kedatangan Benjamin Sesko, Bryan Mbeumo, dan Matheus Cunha.
Dikutip dari laman Bola.com, Meski MU bersedia melepasnya, laporan terbaru menyebut Hojlund lebih memilih bertahan dan berjuang mengamankan tempat di tim utama.
Arrigo Sacchi merasa heran dengan sikap Hojlund yang justru bertahan di Tim Setan Merah, meskipun persaingan semakin berat. Menurut pria berusia 79 tahun tersebut, kesempatan membela AC Milan adalah sebuah kehormatan.
"Saya tidak mengerti pilihannya. Jika Milan memanggil Anda, Anda harus segera mengemasi tas dan naik pesawat pertama ke Malpensa," kat Sacchi.
"Milan, dalam dunia sepak bola, adalah sebuah nama yang mistis. Saya, bersama semua pemain yang didatangkan, akan melakukan tur di ruang trofi agar kami mengerti di mana kami telah tiba," jelasnya.
MATATELINGA, Belawan Komando Daerah Angkatan Laut (Kodaeral) I menggelar Taklimat Akhir Audit Kinerja dan Audit Ketaatan Tahun Anggaran 202
Berita Sumut
MATATELINGA, T.Tinggi Setiap personel yang memperoleh kenaikan pangkat dituntut untuk terus meningkatkan profesionalisme, integritas, sert
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Tim penasihat hukum (PH) mantan Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Samosir, Agust Fitr
Berita Sumut
MATATELINGA, Aceh Selatan Pelaksanaan eksekusi uqubat cambuk terhadap terpidana pelanggar Qanun Jinayat di Kabupaten Aceh Selatan, Kamis (2
Aceh
MATATELINGA, Medan Berdiri kokohnya prasasti Kota Tangguh di tanah Medan, bukan sekadar monumen batu biasa. Prasasti ini menjadi simbol hid
Lifestyle
MATATELINGA Madina Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) kembali menegaskan komitmennya dalam memberantas Pertambangan Em
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Di saat embun pagi masih setia menggantung di ujung daun, dan matahari perlahan mulai menampakkan sinarnya, suasana di T
Lifestyle
MATATELINGA,Panyabungan Tantangan terbuka terhadap penegakan hukum atas kerusakan lingkungan kembali bergema di Sumatera Utara. Bukti visu
Berita Sumut
MATATELINGA, Jakarta Dalam urusan mempertahankan jabatan di Indonesia, uang dan beking biasanya berjalan seiring. Karena itu, jika ada peja
Nasional
MATATELINGA, T.Tinggi Hari Jadi Kota Tebing Tinggi ke109 tahun 2026 adalah momentum yang sangat penting, bukan hanya sebagai bentuk peray
Lifestyle
MATATELINGA, Medan Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polrestabes Medan melakukan penutupan sebagian ruas jalan di kota Medan karena adanya kar
Berita Sumut
MATATELINGA, Medan Krisis ekologi akibat aktivitas Penambangan Emas Tanpa Izin (PETI) yang kian merajalela di Kabupaten Mandailing Natal (M
Berita Sumut