MATATELINGA, Amsterdam- Belanda memulai pertandingan dengan baik. Pada menit kedua, Memphis Depay hampir mencetak gol untuk Belanda jika tembakannya tidak digagalkan kiper Ukraina, Georgi Bushchan.
Setelah peluang Depay, Belanda mampu mendominasi penguasaan bola. Oranje -julukan Belanda- mencatatkan peluang lain, tetapi skor kacamata tidak berubah hingga menit ke-28.
Ukraina mencoba membalas melalui upaya Andriy Yarmolenko yang sayangnya masih cukup mudah untuk kiper Belanda, Maarten Stekelenburg. Ukraina mencoba untuk menekan balik Belanda setelah sempat tertekan pada awal pertandingan.
Pertandingan pun berjalan cukup berimbang jelang berakhirnya babak pertama. Akan tetapi, kedua kesebelasan gagal mengubah kedudukan 0-0 di papan skor hingga waktu turun minum tiba.
BACA JUGA:
Memasuki babak kedua, Belanda dengan sangat baik. Pada menit ke-52, Oranje unggul melalui sepakan kapten mereka, Georginio Wijnaldum, yang memaksimalkan bola muntah tepisan Bushchan.
Keunggulan Belanda bertambah ketika Wout Weghorst mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-58. Denzel Dumfries berperan besar dalam gol kedua Belanda dengan aksinya menyisir sisi kiri pertahanan Ukraina.
{br]Namun, keunggulan Belanda sirna saat Ukraina mencetak dua gol dalam kurun waktu empat menit. Ukraina menyamakan kedudukan berkat gol dari Andriy Yarmolenko dan Roman Yaremchuk.
Dumfries menjadi pahlawan Belanda dengan golnya pada menit ke-85 yang menyegel kemenangan 3-2 atas Ukraina. Belanda hampir kehilangan tiga poin karena lengah setelah unggul dua gol. Banyak pekerjaan rumah untuk pasukan Frank De Boer.
Belanda melawan Ukraina pada pertandingan kedua Grup C Piala Eropa 2020. Pertandingan itu berlangsung di kandang Belanda, Johan Cruyff Arena, Amsterdam, Senin (14/6/2021), dini hari WIB.
Pertandingan berjalan ketat sejak menit pertama. Hujan gol terjadi pada babak kedua yang menelurkan Belanda sebagai pemenang pertandingan dengan skor tipis 3-2.