MATATELINGA, Negerilama : Debit air meninggi. Air Sei Bilah meluap. Sejumlah desa di Kecamatan Pangkatan dan Bilah Hilir, Kabupaten Labuhanbatu, mulai kebanjiran, sejak Jumat (11/10/2024) pagi.
BACAJUGA
Selain menggenangi pemukiman warga, beberapa sarana umum di tempat ini, juga tergenang air. Termasuk pula lahan pertanian, serta kebun karet dan sawit, baik milik petani, maupun milik perusahaan. Termasuk pula ruas jalan lintas Sumatera Utara, menghungkan Aeknabara di Kecamatan Bilah Hulu, dengan Negerilama, di Kecamatan Bilah Hilir.
[br]
Dari pantauan media online https://matatelinga.com, Minggu (13/10/2024) siang, ruas jalan provinsi yang digenangi air, tepatnya berada di Dusun Sona, Desa Sennah hingga Kampung Pandan, Kecamatan Pangkatan. Tinggi air ditempat ini, mencapai 5 (lima) hingga 15 (lima belas) centimeter.
Akibatnya, menimbulkan keterlambatan arus lalulintas kenderaan bermotor, yang melintas di kawasan ini.
Menurut warga masyarakat yang berada disekitar lokasi banjir menyampaikan, sekitar pukul 13.00 WIB siang tadi, debit air banjir makin tinggi. Sehingga merendam beberapa rumah warga di Dusun Sukaramai dan di Dusun Sona, Desa Sennah, Jecamatan Pangkatan.
Selain menggenangi badan jalan. Air banjir juga sudah melintasi bada jalan.
Pengendera sepeda motor, terlihat agak hati-hati saat melintasi kawasan ini. Mengingat di ruas jalan provinsi ini ada lobang. Yang bila tidak hati-hati, bisa membahayakan pengendara itu sendiri.
Warga yang melintas ditempat ini, merasa bersyukur. Karena pemuda setempat turun memvantu mengarahkan pengendara, saat melintas ditempat ini.
Hingga berita ini dikirim ke redaksi Minggu (13/10/2024) sore, media online https://matatelinga.com, belum mendapatkan konfirmasi dari instansi terkait dampak banjir yang terjadi di daerah ini.
Meski pesan singkat menanyakan dampak banjir telah dikirim kepada Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Darwin Yusma dan Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Ahmad Fadli Rangkuty, belum ada yang memberikan jawaban. (yasmir)