MATATELINGA, Rantauprapat : Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu, Selasa (11/10/2022), menggelar kegiatan rapat Forum Grup Discusion (FGD) sinkronisasi dana Corporate Social Responsibility atau CSR serta pembentukan Forum CSR Kabupaten.
Bupati Labuhanbatu, dr H Erik Adtrada Ritonga MKM, diwakili Asisten II Ikramsyah, membuka rapat FGD CSR ini. CSR merupakan tanggung jawab sosial perusahaan atau tanggung jawab sosial dan lingkungan perseroan terbatas.
Dalam kesempatan ini, Ikramsyah atas nama bupati Erik mengatakan, upaya sinkronisasi dana CSR serta rencana pembentukan Forum CSR di Kabupaten Labuhanbatu, sangat penting.
Baca Juga:Polda Sumut Kirim 57 Truk Material Bangunan untuk Korban Terdampak Gempa di Taput
Terutama untuk kepentingan masyarakat, dalam hal pembangunan, kesehatan dan pendidikan yang tak tertampung atau terakomodir di APBD Kabupaten Labuhanbatu.
Rapat Forum Grup Discusion (FGD) sinkronisasi dana Corporate Social Responsibility atau CSR ini, diikuti pihak perusahaan BUMN/BUMD/BUMS dan seluruh stakeholder.
Ikramsyah menyebutkan, selama ini pihak perusahaan telah melakukan kegiatan CSR di Kabupaten Labuhanbatu. Namun ada beberapa hal kendalanya. Diantaranya, terkait laporan dan data yang tak pernah sampai ke Pemerintah Kabupaten Labuhanbatu.
Kegiatan ini, turut dihadiri Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Sahbela Rusli Siregar, Kepala Dinas Balitbang H Zuhri SE MSi, Kepala Bappeda Jobol Rangkuti, Kepala Dinas Tenaga Kerja, para kabid dan undangan lainnya. (Yasmir)