MATATELINGA, Asahan: Beredarnya rekaman vidio amatir berdurasi kurang lebih 29 detik yang beredar di dunia maya terkait adanya seorang pasien di RSUD HAMS Kisaran dibawa dengan kereta dorong yang dibungkus dengan plastik transparan keluar dari salah satu ruangan menjadi pembicaraan hangat di tengah tengah masyarakat, Kamis (2/04/2020)
Keterangan direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Edi Iskandar Nainggolan kepada matatelinga.com sesaat setelah beredarnya vidio tersebut mengatakan saya sudah menduga seseorang yang merekam pasien yang di bawa dengan kereta dorong dan dibalut dengan plastik transparan tersebut bakal ramai , saat orang tersebut merekam dengan menggunakan android miliknya , saya juga telah menegurnya , ujarnya.
Lebih lanjut dr.Edi Iskandar Nainggolan mengatakan pasien yang di bawa dengan ketera dorong oleh dua petugas medis tersebut merupakan pasien yang baru melahirkan, dan pasien tersebut mengalami batuk batuk, untuk menjaga hal tidak diinginkan pasien tersebut oleh petugas medis langsung dibawa keruang pemeriksaan radilogi.
Selanjutnya dilakukan test dengan menggunakan Rapid test, namun hasilnya kita masih menunggu dari laboratorium yang menanganinya, serta biarkan kami bekerja dengan tenang dan diharapkan warga masyarakat hendaknya juga jangan mudah terprovokasi oleh hal hal yang tidak dimerngerti.
Direktur RSUD HAMS Kisaran dr.Edi Iskandar Nainggolan juga mengatakan diharapkan warga masyarakat jangan begitu percaya apa yang telah di publikasikan oleh orang yang kurang mengerti tentang medis, dan hendaknya bila ada hal seperti ini ditanyakan terlebih dahulu, dan lagi apa yang kami lakukan terhadap pasien tersebut sudah sesuai dengan SOP.
Pasien tersebut yang jelas merupakan pasien yang baru melahirkan dan mengalami gangguan pada pernafasannya serta batuk, bukan seperti yang issukan diluaran sana, pungkasnya (ben)