Sabtu, 05 September 2026 WIB

Kapolres Simalungun Kunjungi Korban Keracunan Daging Anjing di Tiga Balata

- Sabtu, 22 Februari 2020 06:15 WIB
Kapolres Simalungun Kunjungi Korban Keracunan Daging Anjing di Tiga Balata
Matatelinga.com
Kapolres Simalungun lihat warga keracunan makan daging anjing
MATATELINGA, Simalungun: Kapolres Simalungun AKBP Heribertus Ompusunggu bersama jajaran turun langsung melihat korban keracunan daging anjing di Puskesmas Tiga Balata Kecamatan Jorlang Hataran, Kab.Simalungun Jumat (21/2/2020) 


Kapolsek Tiga Balata mendapat informasi pada hari Jumat (21/02/2020) pukul 14.00 wib bahwa beberapa orang warga Dusun Kandang Lembu sedang dirawat di Puskesmas Tiga Balata dan Klinik Tiga Balata peristiwa terjadinya keracunan daging anjing.

Berdasarkan Informasi yang dikumpulkan bahwa awal kejadian bermula pada hari Rabu (19/02/2020) pukul 11.00 wib saat itu warga Dusun Kandang Lembu yang berjumlah 10 (sepuluh) orang sepakat untuk membeli 1(satu) ekor anjing jantan milik Ulin Sinaga dimana rencana anjing tersebut dibindakan/dipotong dan dibagi-bagikan kepada warga guna dikosumsi dirumah masing-masing yang telah sepakat dengan acara tersebut.

Petaka menghampiri warga pada hari Jumat (21/02/2020) pukul 07.00 wib warga yang telah mengkosumsi daging tersebut saling bertanya "Apakah Mengalami Sakit Perut ?". Setelah semua yang mengkosumsi menjawab bahwa mereka merasakan sakit perut (mual,muntah dan mencret). 


Selanjutnya bersama-sama mendatangi Bidan Desa dan karena informasi warga kepada Bidan bahwa mereka sakit perut akibat mengkosumsi daging anjing dan kemungkinan keracunan makanan. Kemudian Bidan Desa menyarankan seluruh warga agar bersama-sama berobat ke Puskesmas Tiga Balata.

[br]

Mendengar atas kejadian tersebut Kapolres Simalungun langsung mengajak jajaran guna menjenguk dan melihat kondisi para korban.

Dalam kunjungan tersebut Kapolres Simalungun berbincang bincang bersama warga dan bertanya "Kenapa bisa terjadi peristiwa seperti ini menimpa mereka semua". 

Dihadapan Kapolres Simalungun salah satu warga menjawab dan mengatakan awal mula peristiwa itu karena beberapa keluarga sepakat untuk mengadakan binda dan memasaknya secara bersama-sama dengan membeli satu ekor anjing milik warga mereka juga. 

Disela sela kunjungan tersebut Kapolres Simalungun memberikan semangat kepada seluruh korban dan menghimbau kepada warga bila mengadakan acara lagi harus benar-benar melihat kondisi hewan yang ingin dikonsumsi dan mengharapkan kepada warga agar memasaknya dengan betul-betul. 

Agar peristiwa tersebut tidak terulang lagi menimpa mereka. Ujar Kapolres Simalungun.(MTC/J.Subrata)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru