Sabtu, 27 Juni 2026 WIB

10.298 Ekor Babi di Sumut Mati Akibat Virus Hog Cholera

- Jumat, 22 November 2019 13:40 WIB
10.298 Ekor Babi di Sumut Mati Akibat Virus Hog Cholera
mtc/ist
MATATELINGA, Medan: Tercatat hingga saat ini, sudah 10.298 ekor ternak babi di Sumatera Utara mati akibat terserang virus hig cholera. Virus ini sendiri sudah menyebar di 16 kabupaten di Sumatera Utara. 

Kepala Bidang Kesehatan Hewan, Mulkan Harahap mengatakan lima kabupaten yang terjadi kematian babi yakni Langkat, Tebing Tinggi, Siantar, Simalungun, Pakpak Bharat. 

"Yang paling tinggi masih di Deli Serdang, 3276 ekor, dan paling sedikit di Siantar, 3 ekor," katanya, Jum'at (22/11). 

Mulkan memaparkan, penyebab kematian ribuan babi itu adalah hog cholera. Meskipun beberapa waktu lalu Balai Veteriner Medan disebutkan bahwa kematian babi juga terindikasi African Swine Fever (ASF), pihaknya sudah menyampaikan laporan tertulis ke Gubernur Sumut.

Dalam hal ini, lanjut Mulkan, Kadis Ketahanan Pangan dan Peternakan Sumut sudah menyampaikan menyampaikan laporan tertulis ke Gubsu tentang situasi penyakit yang menyerang babi di sumut.

Gubernur Sumut, kata dia, juga sudah membuat surat ke Menteri Pertanian tentang hal yang sama, baik itu secara klinis, epidemologi dan hasil laboratorium. Surat itu, kata dia, sudah disampaikan ke Menteri tanggal 18 November. 

"Sudah sampai ke Menteri (Pertanian). Kita tunggu dari Menteri. Menurut aturan yang berhak menyampaikan itu Menteri," katanya. 

Mulkan menambahkan, terkait virus hog cholera saat ini Dirjen Peternakan dan Kesehatan Hewan saat ini bertemu dengan Gubernur Sumut. Selain itu, pada hari ini, juga ada kunjungan kerja khusus Komisi  IV DPR RI, juga ke Kantor Gubernur Sumut. 

"Kunjungan Komisi 4, kunjungan kerja khusus, akan ketemu dengan Gubernur jam 1.30 siang nanti. Ada  16 orang anggota DPR dan staffnya, 20 lah semuanya. (mtc/amr)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru