Kamis, 27 Agustus 2026 WIB

Diduga Hanyut, Pemancing Ini Tinggalkan Peralatannya di Bantaran Sungai Aek Silau

- Selasa, 10 September 2019 11:25 WIB
Diduga Hanyut, Pemancing Ini Tinggalkan Peralatannya di Bantaran  Sungai Aek Silau
Mtc/ist
Seorang warga Dusun I, Desa Tomuan Holbung bernama Harianto Aruan alias Ranto diduga hanyut di Sungai Aek Silau, Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandohe, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara sejak Minggu (8/9) kemarin. Sebelumnya pria berusia 19 t
MATATELINGA, Asahan:  Seorang warga Dusun I, Desa Tomuan Holbung bernama Harianto Aruan alias Ranto diduga hanyut di Sungai Aek Silau, Desa Tomuan Holbung, Kecamatan Bandar Pasir Mandohe, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara sejak Minggu (8/9) kemarin. Sebelumnya pria berusia 19 tahun itu tersebut memancing ikan di aliran sungai itu.


[adx]



Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Kabupaten Asahan, Khaidir Sinaga mengatakan keluarga dan warga hanya menemukan barang-barang milik korban berupa satu buah tas, ponsel, joran dan sepeda motor korban di pinggir sungai lokasi korban memancing.

Pencarian kemudian dilanjutkan warga pada Senin pagi, kemarin. Namun belum juga membuahkan hasil. 

"Keluarga menduga, korban jatuh dan hanyut di aliran sungai yang cukup deras itu," ungkap Khaidir.

Karena pencarian tak membuahkan hasil, pihak keluarga dan warga setempat melapokan kejadian itu ke kantor desa dan polsek setempat, kemudian diteruskan ke BPBD dan tim SAR.

Pencarian kemudian dilanjutkan. Petugas dibantu warga dan aparat pemerintah setempat kemudian mulai menyusuri aliran sungai, mulai dari lokasi atau titik korban diduga jatuh ke dalam sungai. Namun, hingga Senin malam, pencarian terhadap korban tak membuahkan hasil.



[adx]



Kondisi medan yang cukup curam dan terjal, menbuat petugas kewalahan melakukan proses pencarian. Untuk mencapai bibir sungai, petugas harus turun dari lereng terjal sedalam 200 meter. Arus sungai juga sangat deras, berbatu dan semak belukar sehingga menyulitkan proses pencarian.

Begitupun, pencarian akan kembali dilanjutkan hari ini, Selasa (10/9). Petugas gabungan akan mengerahkan kekuatan penuh untuk mencari korban. "Pagi ini kita sudah siap. Pencarian akan dilakukan menyusuri aliran sungai lebih jauh lagi ke arah hilir. Kami duga korban terseret jauh," pungkasnya. (mtc/fae)

Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru