Petugas PLN Tak Bisa Menjawab Alasan Pemblokiran ID Meter Pelanggan
- Selasa, 03 September 2019 19:17 WIB
Mtc/Ist
MATATELINGA, Medan: Setelah menunggu 8 Jam, R.Samsuri pelanggan dengan nomor ID Meter 50171159325, Warga Komplek Johor Bahru Blok C 64D, Desa Deli Tua Kecamatan Namorambe, akhirnya lega bisa mendapatkan aliran listrik kembali setelah dua petugas PLN yang dijanjikan memperbaiki meteran datang.
[adx]
Namun, dua petugas PLN itu tidak mampu menjawab pertanyaan pelanggan terkait pemblokiran ID meter. "Saya tadi tanya soal alasan pemblokiran ID meter, tapi mereka tak bersedia memberi jawaban," jelas R.Samsuri kepada wartawan di Medan, Selasa (3/9/2019).
Dua petugas yang datang mengaku, dirinya hanya menerima perintah pemasangan meter listrik baru bukan pembukaan blokir ID meter. "Saya disuruh kantor memasang meteran ini. Soal pemblokiran ID meter saya tidak tahu," ungkap Samsuri menirukan ucapan petugas PLN.
Tanpa banyak basa-basi, dua petugas PLN tersebut langsung membongkar meteran listrik dan menggantinya. "Setelah saya izinkan mereka bongkar meteran dan menggantinya," jelas Samsuri.
[adx]
Begitu juga saat ditanya soal lamanya respon PLN Medan Johor, dua petugas dimana salah satunya bernama Rahmad tidak bersedia menjawabnya. "Saya bilang, saya lapor sejak pagi tapi tindaklanjutnya sampai sore, ada apa ?," ucapnya seraya mengatakan pertanyaannya itu malah dibalas senyum petugas PLN.
Tak berselang lama, seorang perempuan mengaku petugas PLN Medan Johor menelponnya. "Sudah dipasang pak, kami mohon maaf," ucap Samsuri menirukan ucapan perempuan yang mengaku petugas PLN tersebut.
Seperti diketahui sebelumnya, R.Samsuri Warga Komplek Johor Bahru Blok C 64D, Desa Deli Tua Kecamatan Namorambe, Selasa (03/09/2019) tidak bisa mengisi token akibat pemblokiran oleh PLN. Padahal dirinya tidak pernah terkena OPAL atau permasalahan lainnya. Belakangan diketahui, ID meternya diblokir petugas PLN terkait operasi OPAL di komplek perumahan dimana salah satu tetangganya terkena operasi tersebut. Seorang petugas PLN mengakui, ID meternya di input petugas lain terkait pemasangan meteran baru saat operasi OPAL.