MATATELINGA, Tobasa: Sebuah warung yang terletak di Desa Aek Natolu Jaya Kecamatan Lumban Julu Tobasa tepatnya di pintu masuk ke Bandara Sibisa akan menyediakan kopi dengan citarasa unik.
[adx]
Kopi yang disuguhkan di sini akan berbeda dengan kopi yang disuguhkan di warung lainnya. Kopi yang disuguhkan di warung binaan KPH -IV Balige ini merupakan kopi yang dikerjakan oleh ahlinya.
Pembuatan kopi ini begitu teliti. Mulai dari pemanenan, penjemuran, penggilingan hingga penyeduhan semua dikerjakan dengan teliti.
Buah yang dipetik juga harus melalui seleksi yang ketat. Penjemuran biji kopi yang sudah dipisahkan antara kulit dan daging dijemur disebuah lokasi yang mempunyai suhu tetap dan terjaga.
Warung kopi ini merupakan warung binaan dinas kehutanan KPH-IV Balige. Semua kopi yang masuk ke warung ini berasal dari petani binaan dinas kehutanan atau HKM (Hutan Kemasyarakatan).
"Petani kopi ini juga diajarkan tata cara pemetikan kopi dan penjemuran yang benar. Ini sangat penting karena berpengaruh terhadap rasa kopi itu sendiri" ungkap Noel Sang Rosting kopi.
[adx]
Noel merupakan orang yang mahir dalam kopi. Beberapa kali Noel ikut melatih beberapa pecinta kopi yang rata rata sudah membuka warung kopi sendiri dan ada juga sebagian menjadi karyawan di warung kopi Medan.
Rencananya, warung kopi ini akan segera dilaunching dan beberapa tamu sudah mendaftar menjadi tamu pertama.
Sebelumnya, Menteri kehutanan Siti Nurbaya Bakar sudah menikmati kopi buatannya bersama Darmin Nasution di Hutaginjang saat peresmian persemaian bibit Macadamia.
Diharapkan, warung kopi ini akan mampu bersaing dengan warung kopi biasa yang akan menunjang pariwisata di Tobasa. Lokasi ini dekat dengan BDOT Sigapiton dan merupakan pintu masuk dan berada di jalan lintas Sumatera. (mtc/pintor)