Senin, 27 April 2026 WIB

Kecam Aksi Rasisme di Surabaya, Mahasiswa Papua di Medan Siap Pulang Kampung

- Senin, 19 Agustus 2019 13:36 WIB
Kecam Aksi Rasisme di Surabaya, Mahasiswa Papua di Medan Siap Pulang Kampung
Mtc/ist
Mahasiswa Papua yang tengah menempuh pendidikan di Medan mengecam tindakan rasis terhadap warga Papua di Surabaya. Bahkan mereka menyatakan siap pulang balik ke daerahnya dan meminta orang non Papua yang ada di sana meninggalkan Papua.
MATATELINGA, Medan: Mahasiswa Papua yang tengah menempuh pendidikan di Medan mengecam tindakan rasis terhadap warga Papua di Surabaya. Bahkan mereka menyatakan siap pulang balik ke daerahnya dan meminta orang non Papua yang ada di sana meninggalkan Papua.

Pernyataan ini disampaikan Damiel Wandik, Koordinator  Ikatan Mahasiswa Papua (IMP) Sumut saat menggelar aksi di Asrama Putera Universitas  Sumatera Utara (USU), Jalan Dr Mansyur, Medan, Senin (19/8).


[adx]


"Kami mengecam penangkapan para mahasiswa Papua dan rasisme terhadap orang Papua, baik di Surabaya, di Malang, di mana-mana. Kalau diusir, kami siap pulang kembali ke Papua. Tetapi kami mau baku-tukar. Orang 
luar yang ada di Papua, mereka juga harus kembali. Itu catatan kami," kata Wandik.

Sikap ini sebut Damiel, sebagai dukungan dan juga protes kepada pemerintah. Terutama atas kasus penangkapan mahasiswa asal Papua di Surabaya, serta intimidasi dan sikap rasisme yang dialami  mahasiswa Papua di sejumlah tempat.


[adx]


"Kami warga Papua yang berkuliah di Medan ada sekitar 200 an,"terang Damiel.

Wandik menyatakan, hari ini mereka menggelar aksi awal di asrama mahasiswa karena belum dapat izin dari polisi untuk berdemo di luar. 

"Nanti kalau sudah diperoleh izin, kami akan menggelar aksi di luar," tukasnya. (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru