MATATELINGA, Medan: Petugas Sat Sabhara kembali melakukan penggerebekan Kampung narkoba di Jalan Jermal 15, Kecamatan Medan Denai. Polisi menyeser para pengguna narkoba yang mangkal di rumah warga dan pinggiran jalan hingga menuju lahan garapan.
[adx]
Pantauan Matatelinga.com dilapangan, aksi kejar-kejaran antara terduga narkoba dengan polisi kembali terjadi. Bahkan pada saat penggerebekan, kasat Sabhara Polrestabes Medan AKBP Sony Siregar sempat dihujani batu oleh pelaku narkoba namun perwira pangkat melati dua ini tak gentar, ia berlari sendirian mengejar pelaku narkoba yang melemparinya hingga akhirnya pelaku pelemparan dapat diringkusnya dengan memberikan tembakan peringatan ke udara.
Baca Juga: Maling Rumah Zakat Beserta Perantara dan Penadahnya
Para terduga narkoba pun mulai senyap, petugas langsung merangsek masuk ke rumah-rumah yang diduga dijadikan sarang narkoba.
Dari beberapa rumah yang digeledah, polisi menemukan puluhan mesin judi jackpot (ding-dong), mesin tembak ikan, beberapa ratus plastik klip sabu, beberapa paket plastik kecil berisi sabu, alat hisap sabu, timbangan elektrik, golok, kendaran bermotor roda dua, serta uang jutaan rupiah yang diduga hasil penjualan narkoba.
[adx]
"KSelaian barang bukti yang disita saat dilakukan penggerebekan, turut diamankan 27 orang, lima diantaranya perempuan dari kawasan Jalan Jermal 15," sebut Kasat Sabhara Polrestabes Medan, Sonny Wilfrid Siregar.
Selanjutnya, seluruh terduga pengguna dan bandar narkoba itu, serta barang bukti yang diamankan, boyong ke komando Polrestabes Medan, guna dilakukan pemeriksaan.
Seorang terduga bandar narkoba yang rumahnya di geledah selama kira-kira 20 menit namun petugas hanya menemukan timbangan elektronik dan ribuan plastik klip, namun tiba-tiba di dapur rumah tersebut terdengar kegaduhan sebab personil Sabhara menemukan seorang pria pemilik rumah dengan tubuh penuh tato tengah bersembunyi dibalik tumpukan busa tempat tidur, sontak membuat pria bertato tersebut langsung di lumpuhkan dan memborgolnya.
"Aksi penggerebekan ini berkat perintah bapak Kapolrestabes Medan agar lokasi narkoba ini dibersihkan.