Selasa, 28 April 2026 WIB

Di Medan, Ada PAUD yang Dibayar dengan Sampah

- Sabtu, 04 Mei 2019 13:33 WIB
Di Medan, Ada PAUD yang Dibayar dengan Sampah
mtc/ist
Zainab Yusuf punya cara untuk mendidik anak-anak sekaligus membersihkan lingkungan di sekitarnya. Dia mendirikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fitri Al Islami dan menerima pembayaran dengan sampah untuk didaur ulang.
MATATELINGA, Medan: Zainab Yusuf  punya cara untuk mendidik anak-anak sekaligus membersihkan lingkungan di sekitarnya. Dia mendirikan Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) Fitri Al Islami dan menerima pembayaran dengan sampah untuk didaur ulang.


PAUD Fitri berlokasi di rumah Zainab di kawasan padat penduduk di Utara Kota Medan, yakni di Lingkungan IV Lorong Mesjid, Kelurahan Bagan Deli, Kecamatan Medan Belawan. Kawasan ini banyak dihuni kalangan kurang mampu dan umumnya berprofesi sebagai nelayan. Anak-anak di sekitar rumah Zainab memerlukan pendidikan. Sementara masalah sampah menjadi persoalan tersendiri di kawasan itu.

Kondisi itu menginspirasi Zainab untuk mendirikan PAUD Fitri pada 2012. Lembaga itu kemudian disandingkan dengan program bank sampah yang dimulai sejak 2014.

Setelah PAUD dan bank sampah terlaksana, orang tua murid di sana tidak perlu membayar biaya pendidikan anak-anaknya dengan uang tunai. Mereka cukup menyerahkan sampah anorganik yang dapat di daur ulang, seperti kertas, karton, koran, botol, plastik, dan lainnya. Sampah-sampah itu diserahkan orang tua murid setiap Kamis dan dicatat dalam buku tabungan. Sampah yang terkumpul akan dijual kepada pengusaha barang bekas yang bekerja sama dengan PAUD Fitri Al Islami.


"Tabungan yang terkumpul dipotong uang PAUD Rp 30.000 tiap bulan. Setiap tahun sisanya dikembalikan kepada orang tua murid," ujar Zainab.

Keuletan Zainab dan semangat masyarakat mengumpulkan sampah berbuah manis. Murid PAUD Fitri Al Islami terus bertambah dari awalnya 10 orang menjadi 70 orang saat ini. Bank sampah di PAUD Zainab banyak mendapat penghargaan. Walau program bank sampah di PAUD Fitri sudah berjalan, Zainab berharap ada donatur yang dapat membantu mengembangkan kualitas sekolahnya untuk menjadi semakin baik. (mtc/fae)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru