Rabu, 29 April 2026 WIB

Bawaslu Asahan: Kunjungan Capres Jokowi Ke Asahan Dalam Rangkaian Kampanye Rapat Terbatas

- Sabtu, 06 April 2019 21:00 WIB
Bawaslu Asahan: Kunjungan Capres Jokowi Ke Asahan Dalam Rangkaian Kampanye Rapat Terbatas
MATATELINGA
sambutan warga dan anak sekolah saat kedatangan Capres Petahana di Asahan
MATATELINGA, Asahan: Kunjungan Calon Presiden RI nomor urut 01 Joko Widodo bersama Ibu Riana serta tim kampanye nasional (TKN) ke kabupaten Asahan dalam rangkaian kampanye rapat terbatas, yang dilaksanakan di Gedung Olah Raga (GOR) Kisaran, Sabtu (6/4/2019), dalam kunjungan capres nomor urut 01 tersebut mendapat sambutan ribuan warga masyarakat yang datang dari berbagai daerah, seperti Pematang Siantar, Tebing Tinggi, Labuhan Batu, Tanjung Balai , Batu bara dan warga masyarakat Asahan.



Keterangan Ibnu Azhar Saragih,SH komisioner Bawaslu Asahan kepada matatelinga.com, Sabtu (6/4/2019) di Kisaran dikatakan kunjungan Joko Widodo ke Kabupaten Asahan ini merupakan rangkaian dari program kampanye rapat terbatas yang di selenggarakan oleh tim pemenangannya, ujarnya.

Lebih lanjut Ibnu Azhar Saragih mengatakan dalam konteks kampanye yang digelar oleh tim pemenangannya ini, kami komisioner  Bawaslu bersama perangkatnya hanya  bertindak sebagai pemantau dan melakukan pengawasan terhadap jalannya kampanye rapat terbatas tersebut.

Dari beberapa pengamatan tersebut dapat kami temukan hal hal yang  seharusnya tidak perlu dilakukan , diantaranya dengan adanya pengerahan anak anak sekolah dalam penyambutan kedatangan petahana tersebut, anak anak sekolah yang masih di bawah usia menyambut kedatangan petahana denga berjajar di pinggir jalan sekitar kelurahan Mutiara Kisaran sembari mengacungkan satu jari, dan ini terkesan sudah terkondisikan .



Serta dalam arena  tersebut juga terlihat adanya ASN seperti para camat maupun kepala desa dengan rombongannya, dari semua kejadian ini nantinya akan kami bawa kedalam sidang pleno Bawaslu Asahan serta kami juga sudah melaporkan ke bawaslu Propinsi Sumatera Utara.

Kami menghimbau kepada kepala Dinas pendidikan Kabupaten Asahan untuk dapat memberi teguran kepada para guru serta kepala sekolah yang telah mengeksploitasi murid sekolah dasar tersebut dalam rangkaian ini.

Dan kami sangat mengharapkan pesta demokrasi ini yang akan dilaksanakan pada Rabu 17 April 2019 mendatang dapat berjalan dengan damai, jujur dan rahasia tanpa adanya intrik intrik lainnya, pungkasnya.

(Mtc/Ben)
Editor
:
SHARE:
 
Tags
 
Komentar
 
Berita Terbaru